alexametrics

Menjajal Skutik Aprilia SR GT 200 untuk Touring Santai, Begini Rasanya

6 Agustus 2022, 07:01:54 WIB

Kemudian ketika motor digas lagi, maka langsung menyala otomatis. Adanya sistem ini memungkinkan motor tidak lagi butuh poros engkol seperti skutik zaman dulu.

Fitur power outlet dan laci penyimpanan ponsel di Aprilia SR GT 200. (Rian Alfianto/JawaPos.com).

Sajian di panel speedometer juga informatif. Selain ada meteran kecepatan, putaran mesin atau RPM, ada juga indikator suhu di sisi kanan. Kemudian ada indikator lainnya seperti engine check dan indikator standar dan mode yang bisa diklik untuk melihat voltase aki, konsumsi BBM rata-rata (dalam liter) dan sisa BBM di tangki untuk memperhitungkan jarak yang bisa ditempuh.

Sakelar-sakelar di Aprilia SR GT 200 juga pas. Semua dalam mode klik. Tidak perlu memencet terlalu dalam, sudah bisa melakukan perintah seperti klakson, lampu sign dan sebagainya.

Visibilitas ke depan juga enak, tinggi dan bisa melihat lebih jauh ke depan. Saat malam hari, lampu Aprilia SR GT 200 juga terang benderang. Pulang kembali ke Tangerang pada malam hari usai touring singkat ke kawasan Cipanas, lampu utama yang sudah LED nyala melotot memberi penerangan jalan.

High beam atau lampu tembaknya juga gegas. Terang, tembak, kendaraan dari arah berlawanan langsung bisa menangkap isyarat untuk segera minggir atau berhenti saat di persilangan. Mantap, Aprilia.

Bagasi juga luas, bisa muat berbagai keperluan kami saat touring tanpa perlu repot membawa tas. Yang kurang adalah motor ini pelit tempat penyimpanan lain di area dashboard atau cantolan yang bahkan tidak ada sama sekali. Entah kenapa, mungkin anggapannya semua bisa dimasukkan ke bagasi.

Jadi Pusat Perhatian

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: