Innova Zenix Mengaspal, Tengok Kembali Sejarah Toyota Kijang

5 Desember 2022, 21:02:57 WIB

JawaPos.com – Kijang menjadi salah satu mobil Toyota yang melegenda di Indonesia. Tanpa terasa, sejak Innova Zenix diluncurkan beberapa waktu lalu, keluarga Kijang dari Toyota telah memasuki generasi ke tujuh.

Hal menarik dari Innova Zenix adalah mobil ini menggendong mesin hybrid, pertama dalam sejarah keluarga Kijang. Mobil ini disebut menekankan komitmen Toyota terhadap mobilitas inklusif dengan terus mengembangkan kendaraan Hybrid EV yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Soal Kijang terbaru selepas hadirnya Innova Zenix, banyak yang belum tahu kilas balik perjalanan panjang Toyota Kijang di Indonesia. Generasi Kijang bisa dikatakan sangat panjang sejarahnya. Sebelum model terkini lahir dengan membawa beragam teknologi terbaru, Toyota Kijang merupakan mobil yang sudah lekat dengan masyarakat Indonesia.

Tentu saja wujud Toyota Kijang generasi pertama sangat jauh berbeda dengan yang saat ini tersedia di pasaran. Bahkan Kijang tercatat sebagai salah satu model Toyota pertama di Indonesia yang diproduksi secara lokal oleh anak bangsa pada tahun 1977.

Dirangkum dari berbagai sumber, sejarah Kijang berawal dari Indonesia yang kala itu sedang bergerak menuju era industrialisasi, di mana masyarakat membutuhkan moda transportasi yang tangguh dan andal untuk menggerakkan roda perekonomian. Sejak itu, Kijang terus berevolusi berdampingan dengan perkembangan industri otomotif, sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Kini, setelah menjadi bagian dari kebesaran Indonesia selama 45 tahun, Kijang tidak hanya telah menjadi “pelaku sejarah” yang mendorong perkembangan trend, teknologi, dan kebutuhan dunia otomotif nasional, namun lebih dari itu, telah menjadi ikon mobilitas keluarga Indonesia.

Sejarah Kijang di Indonesia sendiri tidak dapat dipisahkan dari program Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KBNS) di awal tahun 1970-an. Pada 9 Juni 1977, Toyota Kijang lahir dengan konsep yang tangguh dan dapat diandalkan, yang dibangun secara spesifik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dan program KBNS. Di era tersebut, Kijang memiliki “hidung” alias bonnet yang menjadi ciri khas tersendiri.

Peletakan mesin di bagian depan didasari riset dan kepedulian Toyota pada faktor safety, di mana mesin depan dinilai lebih aman dibandingkan jika mesin berada di bawah tempat duduk depan yang umum diaplikasikan pada masa itu. Termasuk, memberikan kenyamanan lebih baik karena tidak ada gangguan panas dan suara dari mesin.

Keputusan yang terbukti tepat ini terus diaplikasikan dan menjadi salah satu keunggulan Kijang hingga saat ini. Penerimaan masyarakat yang baik terhadap Kijang berlanjut hingga generasi kedua Kijang pada tahun 1981 yang menjadi tonggak bersejarah dimulainya era Kijang sebagai mobil penumpang.

Generasi ketiga Kijang atau Kijang Super’ hadir di tahun 1986 dengan peningkatan kenyamanan. Kijang Super tampil lebih modern, dengan proses manufaktur lebih canggih yang diberi nama Full Pressed Body (FPB) sehingga memiliki kualitas lebih baik. Kijang Super kembali mendapatkan improvement terkait proses perakitan bebas dempul dengan nama Toyota Original Body (TOB) pada 1992.

Berlanjut ke generasi berikutnya yang didasari kebutuhan keluarga Indonesia dan tuntutan zaman yang selalu berkembang secara dinamis. Survey dan riset langsung ke lapangan membawa kesimpulan untuk menghadirkan Kijang baru dengan fokus kepada kendaraan penumpang.

Alhasil, desain membulat dan modern di eranya membuat keluarga Indonesia kian mencintai generasi keempat Kijang atau “Kijang Kapsul” yang hadir di tahun 1997, di samping kenyamanan berkendara yang semakin premium.

Generasi kelima Kijang atau Kijang Innova hadir di tahun 2004 bersamaan dengan program IMV (Innovative International MultiPurpose Vehicle), di mana Indonesia mendapatkan kepercayaan sebagai pusat pengembangan model MPV.

Kijang Innova menjadi Kijang pertama yang fokus hanya sebagai kendaraan penumpang, dilengkapi dengan berbagai inovasi dan teknologi canggih. Citra sebagai kendaraan premium sukses terbentuk dalam memenuhi kebutuhan mobilitas kalangan menengah.

Setelah itu, Kijang kembali berevolusi hingga menjadi generasi ke-6 yang kita kenal sebagai Kijang Innova “Reborn”. Premium 7-seater MPV ini meluncur pada tahun 2015 dan mulai mengubah tampilan serta posisinya sebagai kendaraan keluarga premium, namun tetap mempertahankan DNA Kijang yakni durable, comfortable, dan peace of mind.

Pada 2017, Kijang Innova bertambah satu varian dengan hadirnya Innova Venturer yang dilengkapi dengan tambahan aksesori di beberapasisi eksterior, yang menguatkan karakter sebuah sporty MPV.

Kini generasi Kijang ke-7 hadir sebagai Innovative Multi-Purpose Crossover dengan konsep desain Glamorous and Tough, spacious, customer-centric, dan ramah lingkungan, sebagai solusi mobilitas terbaru yang sesuai dengan kebutuhan keluarga modern, millennial dan loyalis Kijang Innova saat ini.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads