alexametrics

Pada 2025, 20 Persen Produksi Kendaraan Bermotor Indonesia Bebas Emisi

5 Desember 2019, 07:33:00 WIB

JawaPos.com – Pada 2025 mendatang, pemerintah Indonesia menargetkan sebanyak 20 persen produksi kendaraan bermotor di dalam negeri bebas emisi. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (Imatap) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika.

Dalam kesempatan diskusi Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0, di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12), Putu menargetkan produksi kendaraan bermotor pada 2025 mencapai 2 juta kendaraan bermotor. Dari angka segitu, diharapkan 20 persen di antaranya merupakan jenis kendaraan low carbon emission vehicle (LCEV).

“Untuk produksi tahun 2020 sampai 2025 kalau diharapkan produksi kendaraan bermotor sebanyak 2 juta, dimana 20 persen kendaraan tersebut adalah kendaraan hemat energi,” ujar Putu.

Putu menambahkan, industri otomotif memegang peran penting dalam pertumbuhan ekonomi di tanah air. Industri otomotif juga dikatakannya memberikan nilai tambah yang maksimal bagi ekonomi Indonesia.

Kendati menjadi sektor yang sangat diandalkan, pemerintah meminta para pelaku industri otomotif tak hanya membuat kendaraan saja tanpa memperhatikan aspek lingkungan. Menurutnya, pemerintah akan terus memacu para pelaku bisnis otomotif di Indonesia untuk membuat lebih banyak lagi kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan.

“Target-target pemerintah untuk kendaraan bermotor (mobil) dan kendaraan bermotor roda dua itu yang hemat energi,” sambungnya.

Putu dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan, apa yang sudah ditargetkan sudah menunjukkan percepatan. Dirinya bahkan menargetkan ekspor pada 2025 sebanyak 310.000 unit kendaraan bebas emisi. Secara masif, sejak kendaraan hemat energi diluncurkan pada 2013, maka total akumulasi sampai dengan 2025 adalah 40 persen kendaraan hemat energi.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads