alexametrics

Cara Aman Terabas Banjir Saat Musim Hujan

5 Desember 2019, 08:25:25 WIB

JawaPos.com – Memasuki musim hujan pastinya harus mewaspadai hal ini, terutama untuk pengguna kendaraan roda empat. Ya, genangan air yang tinggi alias banjir akan menghambat perjalanan menuju tempat tujuan.

Sangat dilematis hal ini, karena belum tahu apakah mobil kita bisa bertahan kalau melewati banjir, padahal ada keperluan lain yang harus dikerjakan. Nah, bila seperti ini Anda perlu tahu cara aman melewati banjir khususnya bagi pengguna city car.

Hal paling penting, Anda harus mengetahui letak posisi sistem kelistrikan mobil. Bagian ini sangat vital karena bila terkena cipratan air bisa membuat mesin mobil mati tiba-tiba di tengah banjir. Biasanya mobil keluaran lama posisi ECU atau sistem kelistrikan lainnya berada di bawah dashboard. Ini sangat riskan terkena air.

Selain itu pengemudi harus bisa memperkirakan ketinggian genangan yang akan dilewati masih aman. Cara paling mudah untuk memperkirakan hal ini adalah melihat ban sebagai ukuran.

Jangan sampai, tinggi genangan itu melewati tinggi ban mobil karena sangat berbahaya. Batas paling aman menerjang banjir itu sekitar seperempat ban atau hanya sebatas kolong mobil dan bagian bawah pintu saja.

Bila sudah mencapai setengah ban ke bawah sebaiknya kita hindari karena berpotensi water hammer karena ada cipratan ke intake. Yang sering kejadian di saringan dia basah mengandung air (terkena cipratan).

Hal berikutnya yang harus diperhatikan, kalau Anda terpaksa harus menerjang banjir, sebaiknya pastikan dahulu kedalaman genangannya. Bila dirasa aman, Anda perlu menjaga putaran mesin supaya air tidak sampai masuk lewat lubang knalpot. Laju mobil juga harus dijaga agar cipratan air tidak masuk ke intake udara di depan.

Kalau knalpot sudah tertutup air maka tenaga yang dihasilkan tidak kuat menendang gas buang dari mesin. Agar air tidak masuk ke dalam knalpot makanya Anda harus mempertahankan gas. Tujuannya untuk mempertahankan rpm mesin supaya daya dorongan ke gas buang knalpot tetap ada.

Perlu ditekankan para pengemudi agar tidak menurunkan putaran mesin saat melibas banjir. Sebaiknya, masukkan transmisi ke gigi rendah agar mobil mendapat tenaga cukup dan putaran mesin bisa agak tinggi.

Editor : Eko Putra



Close Ads