alexametrics

Gelora E, Kendaraan Komersial Listrik DFSK Mejeng di GIICOMVEC 2020

5 Maret 2020, 16:57:45 WIB

JawaPos.com – Era elektrifikasi kendaraan di Indonesia perlahan sudah mulai dipersiapkan oleh pemerintah. Tentunya agar bisa menghadirkan kendaraan-kendaraan berbasis energi terbarukan dan ramah lingkungan. DFSK sebagai salah satu produsen otomotif di Indonesia ambil bagian dengan memperkenalkan kendaraan komersial listrik pertamanya di GIICOMVEC 2020.

Kendaraan komersial DFSK yang tampil di GIICOMVEC 2020 adalah Gelora E. Itu merupakan mobil listrik yang berbasis pada teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) atau full listrik. Mobil tersebut merupakan edukasi berkesinambungan akan kendaraan listrik yang sebelumnya sudah dimulai dengan pengenalan DFSK Glory E3 di ajang GIIAS 2019 lalu.

CEO PT Sokonindo Automobile (DFSK), Alexander Barus menyatakan, tekad pemerintah untuk mempromosikan elektrifikasi kendaraan telah disampaikan secara tegas. Hal tersebut membuat DFSK berani menampilkan jajaran kendaraan listriknya di Indonesia meski belum ada yang dijual.

Melalui ajang GIICOMVEC juga, dirinya menyebut kalau era elektrifikasi bisa hadir pula untuk kendaraan komersial. “Kehadiran kendaraan listrik tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga atau komersial sehari-hari, mengurangi biaya-biaya, tetapi juga memainkan peran penting dalam penghematan energi, pengurangan emisi karbon gas buang, serta menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya di sela-sela acara GIICOMVEC 2020, Kamis (5/3).

DFSK Gelora E sebagai kendaraan komersial listrik diklaim sarat akan teknologi unggul dan modern. Hal tersebut dikatakan siap melayani berbagai kebutuhan konsumen di tanah air, khususnya di ceruk model minibus dan blind van.

Ada sejumlah keuntungan dan nilai lebih yang ditawarkan oleh DFSK Gelora E yang siap mengakomodir berbagai kebutuhan konsumen. Bahkan melalui sebuah hitungan internal, DFSK Gelora E diklaim hanya mengkonsumsi 0,145 kWh per kilometer yang setara dengan Rp 239 per kilometer.

Catatan ini jauh lebih irit dibandingkan dengan model serupa berteknologi mesin pembakaran Internal Combustion Engine (ICE) atau mesin konvensional yang mengkonsumsi energinya Rp 463 per kilometer (untuk sebuah mobil dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 16,5 Kilometer/liter).

Penggunaan DFSK Gelora E sebagai kendaraan komersial dapat diterapkan di berbagai bidang, terutama di bidang transportasi umum, logistik perkotaan, dan kendaraan khusus yang memiliki kelebihan dan kemampuan beradaptasi lebih unik.

DFSK tampilkan kendaraan komersial listrik di GIICOMVEC 2020. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Di bidang transportasi umum dan logistik perkotaan, DFSK Gelora E didukung dengan pengisian fast charging sebanyak 20-80 persen hanya membutuhkan waktu 80 menit dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer. Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A.

Sebagai kendaraan komersial, DFSK Gelora E didukung dengan tenaga yang terbilang kuat dan bisa diandalkan di berbagai situasi dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm. Tidak ketinggalan soal keamanan, DFSK Gelora E sudah mengadopsi langkah-langkah perlindungan seperti perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai dalam kondisi ekstrim.

Selain itu, desain bodi tahan benturan yang kokoh, ditambah dengan sistem ABS dan EBD untuk memastikan keselamatan berkendara pengemudi dan penumpang sehingga dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

DFSK Gelora memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (P x L x T) yang memberikan kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadukan dengan kemampuan berkendara yang mantap. Sebagai model minibus, DFSK Gelora memiliki kapasitas maksimal 11 jok untuk penumpang, dengan konfigurasi yang fleksibel mulai dari 2/7/9/11 sesuai dengan kebutuhan.

Beralih untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic) sangat cocok untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik, katering, aplikasi khusus perkotaan, dan aspek lainnya.

Selain versi listrik, DFSK Gelora juga tampil dengan model mesin ICE yang ditenagai mesin bensin 1.5L DVVT yang teknologinya berstandar emisi Euro IV dan memiliki output kuat 80Kw (107 HP) dan torsi maksimum 148 Nm. DFSK Gelora diperkirakan akan dibanderol dengan harga Rp 185 -189 juta untuk tipe MB dan Rp 175 – 179 juta untuk tipe BV. Sedangkan DFSK Gelora E diperkirakan akan siap dijual dengan harga Rp 489 – 499 juta untuk tipe MB dan Rp 469 – 479 juta untuk tipe BV.

Meski sudah dipamerkan dan dijabarkan secara rinci, pihak DFSK masih belum bisa memastikan kapan Gelora atau Gelora E alias Gelora dengan mesin listrik akan dijual di Indonesia.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: