alexametrics

Arti Blind Spot dan Cara Menguranginya Bagi Pengemudi Mobil

4 Mei 2022, 23:32:27 WIB

JawaPos.com – Penting buat Anda yang sering berpergian menggunakan kendaraan pribadi, pastinya pernah mendengar istilah titik buta atau blind spot? Apa yang Anda ketahui tentang istilah tersebut?

Semua jenis kendaraan baik yang memiliki roda dua maupun lebih pasti memiliki area pandangan yang tidak kasat mata oleh si pengemudi dan itulah yang disebut titik buta.

Titik buta ini merupakan sebuah istilah akrab yang seringkali dilupakan oleh para pengemudi. Blind spot adalah titik buta yang terdapat dalam setiap kendaraan dimana pengendara atau pengemudi tidak dapat melihat suatu area pandang tertentu.

Seberapa pentingkah titik buta dalam berkendara? Sangat penting, karena titik buta juga masuk dalam jajaran penyebab tingginya kecelakaan lalu lintas.

Meski istilahnya sudah cukup sering terdengar, banyak pengendara yang mengabaikan keberadaan titik buta ini. Para pengemudi atau pengendara yang mengalami kecelakaan lalu lintas, 60% diantaranya mengaku karena kurang memperhatikan keberadaan kendaraan lain di sekitarnya.

Sebagai informasi, dilansir dari laman Suzuki Indonesia titik buta antara satu kendaraan dengan kendaraan lain berbeda-beda. Mengapa setiap kendaraan memiliki blindspot yang berbeda? Hal ini berkaitan dengan banyak faktor.

Beberapa faktor yang menyebabkan adanya perbedaan titik buta adalah jangkauan spion yang cukup terbatas, muatan yang dibawa menghalangi pandangan, dan desain kendaraan yang juga berbeda-beda. Setiap pengemudi sudah seharusnya memperhitungkan titik butanya masing-masing.

Selain pengemudi, setiap produsen kendaraan juga sudah memperhitungkan titik buta yang akan dialami setiap pengemudinya. Dengan seiring berkembangnya zaman, banyak produsen mobil ternama yang sudah menyematkan fitur baru guna mengurangi titik buta yang dialami oleh pengemudi.

Meski sekarang sudah ada fitur baru, pengendara atau pengemudi juga harus tetap waspada dan berhati-hati serta senantiasa memperhatikan keadaan sekeliling saat mengendarai kendaraan.

Berikut tips atau cara yang bisa Anda lakukan guna menghindari atau mengurangi titik buta berkendara.

Mengatur Kaca Spion Sebelum Berangkat

Untuk mengurangi titik buta saat berkendara, sebaiknya periksa dan atur spion kendaraan terlebih dahulu. Dalam kendaraan roda empat, terdapat tiga spion yakni dua disamping dan satu di dalam.

Pastikan untuk mengecek kondisi ketiga spion tersebut apakah sudah sesuai atau belum. Ketiga spion tersebut memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing yang harus dimaksimalkan.

Menambah bagian titik buta kaca

Setelah mengatur posisi spion dengan benar, terkadang luas area pandang pengemudi dirasa masih kurang luas. Untuk mengatasi hal ini, pengemudi bisa memberi kaca tambahan yang dapat membantu mengurangi titik buta saat berkendara.

Perlu diketahui, jika Anda menggunakan cermin cembung sebagai tambahan, harap diperhatikan dalam penggunaannya karena bayangan cermin cembung lebih jauh daripada jarak aslinya.

Inilah yang menjadi fungsi utama dari kaca tambahan yakni untuk memperluas area pandang ke bagian yang terlalu belakang. Letak yang tepat untuk memasang nya adalah di bagian atas atau bawah kaca spion utama bagian dalam.

Memberi Tanda atau Peringatan

Bagaimana cara memberi tanda bahaya kepada pengemudi lain? Pengemudi lain bisa memperingatkan pengemudi lainnya dalam menurunkan titik buta dan mengurangi resiko kecelakaan.

Pengendara juga bisa memberi tanda jika ingin menyalip kendaraan yang di depannya. Pemberian tanda ini bertujuan agar tidak terjadi kecelakaan karena titik buta yang terlalu tinggi. Tanda lain yang juga bisa diberikan adalah menyalakan lampu sein atau klakson.

Berada di Zona Terbuka

Sebaiknya, tetaplah berada di zona aman dan terbuka. Jangan berada di celah-celah antara satu kendaraan dengan kendaraan lainnya. Hal ini bisa sangat membahayakan karena terhimpit dalam dua kendaraan sekaligus.

Perhatikan Kondisi Jalan

Kondisi jalan juga mempengaruhi blind spot bagi pengemudi. Perhatikan bagaimana kondisi jalan saat Anda berkendara. Jika sedang dalam keadaan ramai atau macet, jangan menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Tidak hanya itu saja, saat bertemu dengan truk atau kendaraan yang lebih besar dari kendaraan milik Anda, sebaiknya menghindarlah sedikit dan tidak berada tepat di dekatnya. Hal ini dapat menimbulkan bahaya jika pengemudi kendaraan tersebut tidak bisa melihat Anda.

Jangan Menyalip Melalui Sisi Kiri

Saat akan menyalip kendaraan yang ada di depan Anda, perhatikan situasi dan pastikan jika benar-benar aman. Sebagai informasi, jangan menyalip melalui sisi kiri. Pengemudi yang berada di sisi kanan akan kesulitan melihat Anda jika anda menyalip melalui sisi kiri.

Perhatikan kendaraan yang ada di belakang Anda. Pastikan bahwa tidak ada kendaraan yang juga akan menyalip sehingga tidak terjadi kecelakaan akibat salah ambil posisi saat menyalip.

Menyalakan Lampu Sein atau Membunyikan Klakson

Tidak hanya digunakan saat akan menyebrang saja, lampu sein juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi blind spot saat mengemudi. Anda bisa menyalakannya saat akan menyalip kendaraan yang ada di depan Anda.

Selain menyalakan lampu sein, Anda bisa membunyikan klakson sebagai tanda atau pengingat saat akan menyalip kendaraan lain yang lebih besar.

Mencondongkan Badan ke Kiri Saat Berbelok ke Kanan

Tips yang selanjutnya adalah mencondongkan badan ke arah kiri saat akan berbelok ke sisi kanan sambil melihat spion kanan. Hal ini dilakukan guna meminimalisir titik buta dari arah pilar A kendaraan yang berada di sisi kanan. Banyak pengemudi yang melakukan tips ini guna mengurangi titik buta.

Menggunakan Sensor Modern

Teknologi yang berkembang begitu pesat membawa perubahan di banyak hal termasuk dalam transportasi. Terdapat fitur sensor modern yang bisa membantu Anda sebagai pengendara untuk mengurangi titik buta dalam berkendara.

Terdapat beberapa versi dari sensor ini yang bisa Anda pilih. Yang paling canggih adalah sensor jarak yang sudah terintegrasi langsung dengan rem secara otomatis. Harganya memang cukup mahal, namun peralatan ini sangat direkomendasikan guna mengurangi blind spot saat berkendara.

Memantau Menggunakan Kamera Video

Jaman sekarang memang sudah banyak yang bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone. Mengurangi titik buta adalah salah satunya. Anda bisa memanfaatkan kamera video yang ada di smartphone untuk menjadi pemantau titik buta.

Setelah itu, Anda bisa melihat hasil pantauan dari layar dashboard mobil. Cara ini dinilai efektif untuk mengurangi titik buta pada saat berkendara. Selain itu, dengan menggunakan kamera video, Anda akan terlihat lebih bergaya.

Demikianlah pembahasan lengkap seputar titik buta yang wajib Anda ketahui. Saat berkendara, jangan lupa untuk selalu memperhatikan area titik buta agar tidak terjadi kecelakaan atau hal-hal lain yang bisa membahayakan

Editor : Dony Lesmana Eko Putra

Saksikan video menarik berikut ini: