alexametrics Banyak kegiatan usaha kecil masih mengandalkan angkutan niaga pickap sebagai andalan mendistribusikan barang dagangan kepada pelanggan. Salah satu kendaraan niaga legendaris adalah Suzuku Carry pickup.

Penjualan Suzuki Carry Pickup Tetap Moncer di Pasar Kendaraan Niaga

3 April 2019, 11:44:49 WIB

JawaPos.com – Banyak kegiatan usaha kecil masih mengandalkan angkutan niaga pickap sebagai andalan mendistribusikan barang dagangan kepada pelanggan. Salah satu kendaraan niaga legendaris adalah Suzuku Carry pickup.

Beroperasi sejak tahun 1976, kendaraan telah menjadi bagian perkembangan bisnis banyak orang di berbagai daerah. Itu sebabnya setelah empat dekade menjadi partner bisnis, Carry pick up tetap memiliki loyalis sendiri.

Hal ini dibuktikan dengan penjualannya yang masih kuat di pasar kendaraan niaga Tannah Air. Dari data internal Suzuki, pada tahun 2018 penjualan wholesales Carry dan Mega Carry menembus angka 55.267 unit dan menjadi salah satu kontributor besar untuk penjualan Suzuki di tahun 2018.

Capaian ini membuat Carry dan Mega Carry menjadi raja pick up dengan pangsa pasar sebesar 51 persen di kategori Low Pick Up dengan kontribusi sebesar 47% terhadap penjualan nasional Suzuki. Menjaga kestabilan penjualan Carry, Suzuki masih mengandalkan layanan purna jual menjadi senjata utamanya.

General Manager Service PT Suzuki Indomobil Sales, Riecky Patrayudha menjelaskan Suzuki komitmen memberikan layanan purna jual yang prima sehingga kelancaran operasional Carry sebagai mobil angkutan barang terjaga dan menjadikan Carry pickup lebih velue for money.

“Selain performanya bandel, Suzuki Carry pickup itu biaya servis berkalanya sangat terjangkau. Apalagi untuk para pelaku usaha yang memperhatikan segi ekonomis. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen untuk memaksimalkan kegiatan usaha mereka,” kata Riecky melalui keterangan resminya, Rabu (3/4).

Secara total, keseluruhan biaya perawatan berkala Carry hingga 50.000 KM hanya sekitar Rp2,3 juta. Biaya tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil (SGO). Pada jarak 1.000 KM, perawatan berkala pertama tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis.

Sedangkan, untuk servis pada kelipatan 10.000 KM dengan jarak mulai dari 10.000 KM sampai 50.000 KM, seluruh biaya jasa gratis dan pelanggan cukup membayar biaya perawatan yang hanya berkisar Rp 300.000 hingga Rp 900.000 tiap melakukan perawatan.

Biaya perawatan berkala ini tidak termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga lainnya, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Bagi Suzuki biaya perawatan tersebut menjadi salah satu faktor kepercayaan pelanggan memilih Carry sebagai kendaraan andalan.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Wilfridus Zenobius Kolo



Close Ads