alexametrics

Paten Smartwatch Oppo Akhirnya Terungkap, Layarnya Bisa Digulung

23 Juli 2019, 14:32:27 WIB

JawaPos.com – Perusahaan teknologi seperti Apple, Samsung, Huawei, dan LG memiliki produk jam tangan pintar atau smartwatch dalam portofolio mereka selain hanya smartphone. Hal ini berbeda dengan Oppo. Meskipun produsen ponsel pintar Tiongkok itu sudah memiliki jam tangan pintar dalam pengembangan pada 2015 silam, namun perangkat tersebut tak pernah dirilis. Kini paten smartwatch Oppo pun akhirnya terungkap.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari LetsGoDigital, Selasa (23/7), smartwatch Oppo tampaknya berbeda dengan yang direncanakan sebelumnya. Smartwatch Oppo ini hadir dengan layar fleksibel yang bisa dilipat atau digulung dan menawarkan layar 200 persen lebih luas.

Pekan lalu LetsGoDigital melaporkan jam tangan pintar IBM khusus yang dapat diperluas menjadi tampilan format tablet. Oppo pun tampaknya memiliki ide serupa. LetsGoDigital menemukan paten jam tangan pintar Oppo yang dapat dilipat.

Ilustrasi: paten smartwatch Oppo yang bisa digulung atau dilipat. (LetsGoDigital)

Paten Oppo smartwatch dengan layar lipat diajukan Guangdong Oppo Mobile Telecommunications. Seperti biasa, paten diajukan pada World Intellectual Property Office (WIPO). Paten berjudul Wearable Electronic Device ini diterbitkan pada September 2018 lalu dan menggambarkan sebuah jam tangan pintar dengan layar fleksibel.

Oppo smartwatch yang dipatenkan memiliki tali jam biasa dan layar berbentuk persegi panjang. Fitur khusus jam tangan pintar ini adalah modul tampilan dapat dilipat, sehingga pengguna memiliki area layar yang lebih besar jika diinginkan.

Jika user sibuk, misalnya dengan aktivitas padat, maka perangkat bisa diatur dalam posisi layar terlipat, sehingga hanya berfungsi seperti jam biasa. Dalam mode tersebut, bagian layar yang tidak digunakan akan dimatikan secara otomatis untuk menghemat konsumsi baterai.

Sementara jika memerlukan layar yang lebih besar, misalnya untuk menonton video, pengguna dapat dengan mudah membuka modul display. Area layar akan meningkat sebesar 200 persen lebih besar daripada ukuran sebuah smartwatch pada umumnya. User akan memiliki ruang layar tiga kali lebih besar untuk digunakan.

Ilustrasi: Render konsep smartwatch Oppo yang bisa digulung atau dilipat. (LetsGoDigital)

Antarmuka pengguna juga akan berubah tergantung pada perangkat seluler yang digunakan. Hal tersebut lantaran jam tangan pintar ini memiliki dua mode, yakni mode terlipat dan tidak dilipat.

Jika layar terbuka lebar, tingginya tetap sama terlepas dari posisi lipat. Layar terlipat terbuka ke arah punggung tangan pengguna. Ini membuat seluruh layar mudah dioperasikan dengan tangan yang lain. Smartwatch Oppo juga memiliki braket tempat modul display yang memberikan kekuatan ekstra saat layar dibuka.

Pada posisi terlipat, bagian tampilan tambahan disimpan dalam kotak arloji di bawah layar utama. Kotak arloji memiliki alur tersembunyi. Tempat layar juga dapat digeser keluar. Proses pelipatan sepenuhnya otomatis.

Selanjutnya, jam tangan pintar dilengkapi dengan sabuk khusus yang digunakan ketika user ingin membuka layar. Karena masih berupa paten, belum jelas kapan perangkat ini rilis di pasaran. Bisa jadi pula smartwatch Oppo ini justru tidak akan pernah dirilis.

 

Sumber: LetsGoDigital

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads