alexametrics

Panasonic Kini Punya Mirrorless Full-Frame, Ini Keunggulannya

12 Februari 2019, 16:26:28 WIB

JawaPos.com – Panasonic akhirnya memiliki produk kamera mirrorless full-frame. Rencana Panasonic menghadirkan kamera mirrorless full-frame sebelumnya telah diumumkan pada ajang Photokina 2018 lalu.

Kini, sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman NDTV, Selasa (12/2), perusahaan asal Jepang itu akhirnya mengungkapkan semua rincian tentang kamera mirrorless full-frame perdananya, yakni Lumix S1 dan Lumix S1R. Kedua mirrorless itu dijadwalkan akan mulai dijual awal April 2019 mendatang.

Panasonic Lumix S1 dibanderol dengan harga USD 2.499 atau sekitar Rp 35,3 jutaan hanya untuk bodi kameranya saja. Sedangkan untuk paket lensa 24-105 mm dilego seharga USD 3.399 atau sekitar Rp 48,1 jutaan.

Panasonic Mirrorless, Panasonic Lumix S1R, Panasonic Mirrorless S1R
Mirrorless full-frame pertama dari Panasonic, S1R. (Cinema5D)

Sementara untuk Lumix S1R dibanderol dengan harga USD 3.699 atau setara dengan Rp 52,3 jutaan bodi only dan USD 4.599 atau setara dengan Rp 65,1 jutaan untuk paket dengan lensa 24-105 mm. Panasonic juga mengumumkan tiga lensa baru untuk kamera seri S, yakni lensa utama Lumix S Pro 50 mm f1.4; Lumix S Pro 70-200 mm f4 O.I.S lensa zoom, dan Lumix S 24-105 mm f4 Macro O.I.S lensa zoom sedang dengan kemampuan makro.

Perbedaan utama antara kedua kamera adalah ukuran sensornya. Lumix S1 menggunakan sensor CMOS full-frame 24,2 megapiksel dengan native ISO maksimum 51.200. Sementara Lumix S1R dirancang untuk fotografer yang membutuhkan resolusi maksimal, karena dikemas dalam sensor CMOS 47,3 megapiksel tanpa filter low-pass dan native ISO maksimum 25.600.

Kedua kamera ini ditenagai oleh mesin pencitraan Venus dan menawarkan fitur-fitur seperti mode multishot resolusi tinggi, stabilisasi gambar dalam tubuh 5 sumbu, perekaman video 4K hingga 60 fps, autofokus deteksi kontras dengan teknologi Depth From Defocus (DFD), kecepatan autofokus sekitar 0,08 deti, dan burst shooting pada 9 fps atau 6 fps (dengan autofokus menerus).

Eye autofocus juga hadir bersama dengan teknologi kecerdasan buatan alias AI yang dikatakan mampu mendeteksi manusia serta hewan dan burung untuk pelacakan lebih akurat. Ada pemotretan burst 6K dan 4K yang memungkinkan pengguna mengekstrak bingkai dari serangkaian gambar yang dipotret masing-masing 30 fps atau 60 fps.

Fitur utama lainnya di kedua kamera adalah electronic viewfinder (EVF) yang menawarkan resolusi tinggi dengan 5,76 juta dot resolusi dan kecepatan refresh maksimum 120 Hz. Panel layar sentuh 3 inci belakang memiliki resolusi 2,1 juta titik dan dapat dimiringkan. Ini juga memiliki sesuatu yang disebut live view boost, yang dikatakan untuk meningkatkan sensitivitas layar saat memotret dalam kegelapan total. Badan kamera dibuat dari paduan magnesium dan tahan debu, percikan, dan beku.

Fotografer profesional dan videografer akan senang melihat dua slot kartu di kamera. Ini kompatibel dengan kartu SD (hingga UHS-II) atau XQD. Pembaruan firmware mendatang juga akan membuatnya kompatibel dengan kartu CFexpress. Ada juga dukungan untuk 5GHz Wi-Fi 802.11ac dan Bluetooth 4.2 dengan profil low energy.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads
Panasonic Kini Punya Mirrorless Full-Frame, Ini Keunggulannya