alexametrics

Tiru Xiaomi, Perangkat Realme Bakal Dijejali Iklan

7 Januari 2020, 18:37:27 WIB

JawaPos.com – Harga perangkat smartphone Xiaomi yang terkenal murah memang menggoda. Namun, berdasarkan pengalaman beberapa user, mereka sedikit terganggu dengan adanya iklan-iklan yang tiba-tiba muncul.

Bukan tanpa sengaja, iklan tersebut memang terprogram dalam User Interface (UI) dan dirumorkan menjadi salah satu pendapatan lain Xiaomi untuk menutupi harga perangkatnya yang murah. Iklan di smartphone sayangnya mendapat banyak kritik lantaran mengganggu pengguna dan banyak dikeluhkan.

Kini, Realme dikabarkan mengikuti langkah Xiaomi. Realme akan menjejali perangkat smartphonenya dengan iklan-iklan seperti Xiaomi. Dilansir dari laman resmi Realme, mereka akan memperkenalkan iklan di UI-nya di India yang secara diam-diam disebut Commercial Content Recommendation atau rekomendasi konten komersial.

Semua ponsel Realme yang menjalankan ColorOS 6 dan di atasnya akan menerima pembaruan yang memungkinkan iklan. Rekomendasi konten akan mempromosikan aplikasi dan tautan komersial.

Iklan akan muncul di aplikasi Manajer Telepon dan halaman Pemeriksaan Keamanan setelah menginstal aplikasi baru. Sistem iklan ini juga diklaim akan memastikan perlindungan privasi pengguna dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang relevan menurut Realme.

Namun jangan keburu emosi. Bagi pengguna smartphone Realme, iklan-iklan ini nantinya dapat disembunyikan. Ada cara mudah untuk mematikan iklan ini sepenuhnya dan itu adalah satu area di mana Realme mendapatkan hal-hal yang benar sejak awal, tidak seperti Xiaomi yang awalnya tidak menawarkan toggle seperti itu.

Di ponsel Realme, user hanya perlu pergi ke Pengaturan> Pengaturan tambahan> Dapatkan rekomendasi dan balik saklar. Iklan akan diaktifkan secara default seperti yang dibayangkan atau sebaliknya.

Apa yang dilakukan Realme tentu patut dipuji dengan menyediakan opsi untuk mematikan iklan. Perusahaan menyiratkan dalam pernyataan resminya mengenai masalah bahwa iklan diperlukan untuk mempertahankan model bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Editor : Banu Adikara


Close Ads