alexametrics

Samsung Galaxy M Hadir di Indonesia, Smartphone Murah Makin Sengit

1 Februari 2019, 16:28:11 WIB

JawaPos.com – Varian baru smartphone Samsung Galaxy M10 dan Galaxy M20 sudah hadir di India sejak pekan lalu. Selanjutnya, pasar Indonesia disebut akan kedatangan lini smartphone ekonomis Samsung tersebut.

Hal itu terlihat dari terbitnya sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di laman Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Dari informasi pada laman tersebut, diketahui bahwa yang akan hadir adalah Samsung Galaxy M20 dengan nomor model SM-M205G.

Kemunculan lini baru Galaxy M Series ini memang digadang-gadang sebagai langkah Samsung guna melawan dominasi vendor Tiongkok yang gencar menghadirkan smartphone murah. Samsung pun akhirnya menghadirkan Galaxy M Series sebagai jawaban untuk smartphone murahnya.

Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 Indonesia, Samsung Galaxy M20 harga
Ilustrasi: Samsung Vs Xiaomi. (PhoneArena)

Kehadiran Samsung Galaxy M Series di Indonesia pun bisa membuat pasar smartphone tanah air semakin sengit. Hal tersebut diakui Direktur Komunikasi dan Pemasaran Erjaya Group selaku distributor smartphone yang juga menjual perangkat Samsung, Djatmiko Wardoyo.

Menurut dia, kehadiran Samsung Galaxy M Series ke Indonesia akan membuat persaingan pasar smartphone ekonomis menjadi semakin sengit. “Ketika vendor besar yang biasa menjual mahal produknya bermain juga di harga low-end, ini bakal seru,” katanya kepada JawaPos.com beberapa waktu lalu.

Lebih jauh, Koko, sapaan karibnya, menilai bahwa sengitnya persaingan vendor smartphone yang berebut ‘kue’ di segmen entry-level atau low-end bakal berimbas pada konsumen. “Mereka bersaing jualan perangkat ekonomis. Yang untung siapa? Konsumen lah,” katanya.

Senada dengan Koko, Associate Market Analyst Client Devices IDC Indonesia, Rizky Febrian menyebut, jika diperhatikan dua atau tiga kuartal ke belakang, tren persaingan smartphone memang menunjukan perubahan. Sebelumnya yang sedang naik adalah segmen mid-range dengan harga USD 200 hingga 400 atau setara dengan Rp 2,8 jutaan hingga Rp 5 jutaan didorong oleh Oppo F Series dan Vivo V Series.

“Kondisi ini sekarang berbalik. Yang tumbuh pesat adalah segmen ultra low-end di harga kisaran USD 100 atau setara dengan Rp 1,4 jutaan. Hal tersebut ramai setelah Xiaomi Redmi 5A hadir di Indonesia akhir tahun 2017 lalu yang dicap sebagai perusak harga pasar,” ungkapnya kepada JawaPos.com.

“Akibat itu, hampir seluruh market bereaksi terhadap aksi Xiaomi dengan mengeluarkan produk yang kompetitif juga di segmen low-end tadi,” sambungnya.

Rizky menilai, Xiaomi dengan strateginya berpotensi mengganggu vendor lainnya seperti Samsung bahkan vendor senegara mereka sendiri, seperti Oppo dan Vivo. “Samsung sudah bertahun-tahun jadi nomor satu di Indonesia, kehadiran Xiaomi mengganggu eksistensi Samsung. Makanya beberapa waktu lalu Oppo membawa Realme di Indonesia untuk meng-handle Xiaomi di sini untuk market low-end,” jelasnya.

Untuk tahun ini, Rizky menyebut bahwa Galaxy M Series merupakan upaya Samsung yang tengah berjuang demi mempertahankan pasar di segmen low-end. “Ini adalah upaya Samsung mempertahankan diri,” jelasnya.

Sementara berdasarkan data IDC, seperti pernah kami beritakan sebelumnya, Samsung di Indonesia masih menjadi penggawa dengan posisi nomor satu di puncak klasemen pengiriman smartphone di Indonesia yang mencapai 8,6 juta unit pada kuartal tiga 2018 lalu.

Samsung masih memegang ‘kue’ sebesar 28 persen pangsa pasar smartphone Indonesia. Berada di urutan kedua ada Xiaomi dengan 24 persen pangsa pasar; ketiga, Oppo dengan perolehan 19 persen pangsa pasar; disusul Vivo yang harus puas di posisi keempat dengan angka 11 persen. Sementara bertengger di urutan kelima ada brand lokal Advan dengan perolehan pangsa pasar 5 persen dan disusul merek gabungan lainnya sebesar 13 persen.

Persaingan sengit Samsung dan Xiaomi juga terjadi di India. Di pasar Negeri Gangga itu, Samsung malahan sudah berhasil disalip Xiaomi dan harus puas duduk di posisi kedua terkait pengiriman smartphone sepanjang 2018. Hal itulah yang agaknya menyulut semangat Samsung membesut handset low-end dengan harga ekonomis Galaxy M10 dan Galaxy M20 yang perdana meluncur di India.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads
Samsung Galaxy M Hadir di Indonesia, Smartphone Murah Makin Sengit