Akhirnya, Twitter Pamerkan Fitur Notes untuk Konten Cerita Panjang

27 Juni 2022, 18:51:44 WIB

JawaPos.com – Jika kamu suka berbagi cerita dalam bentuk tulisan panjang, Twitter bukanlah tempat yang menarik. Pasalnya, ada keterbatasan jumlah karakter yang akhirnya membatasi jumlah kata yang mungkin kamu ingin tulis.

Meski bisa diakali dengan membuat thread panjang dengan alur ke bawah, hal ini tidak cukup. Pasalnya ini banyak dinilai oleh user Twitter kurang praktis dan bikin repot karena harus menulis berulang dan seterusnya.

Melihat adanya masukan tersebut, Twitter akhirnya memamerkan fitur yang telah lama dirumorkan untuk penulisan panjang. Perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka mulai menguji fitur bernama ‘Notes’ baru.

Fitur ini akan memungkinkan penulis untuk memublikasikan konten bentuk cerita bebas di Twitter tanpa batas karakter. Fitur Notes ini sekilas jadi mirip blog yang muncul di Twitter tanpa batasan khas tweet.

Tidak ada batasan karakter, dan penulis dapat menyematkan foto, video, dan tweet lainnya dalam Notes. Penulis juga dapat membagikan Notes mereka melalui tweet, dan Notes yang mereka terbitkan akan muncul di profil Twitter mereka.

Notes juga dapat secara signifikan mengubah cara penulis berinteraksi dengan pengikut mereka, dan memberi mereka lebih banyak fleksibilitas dari pada badai tweet biasa yang dibatasi.

Dalam Notes yang mengumumkan peluncuran, direktur editorial Twitter Rembert Browne menulis bahwa Notes dimaksudkan untuk memberi penulis alternatif untuk utas panjang tanpa harus menerbitkan tulisan di tempat lain dan membagikannya kembali ke Twitter.

“Sejak hari-hari awal perusahaan, para penulis bergantung pada Twitter untuk membagikan karya mereka, diperhatikan, dibaca, membuat dan percakapan, semuanya kecuali tulisan yang sebenarnya,” tulis Browne, dikutip Senin (27/6).

Dia melanjutkan, dengan Notes, tujuannya adalah untuk mengisi bagian yang hilang itu dan membantu penulis menemukan jenis kesuksesan apa pun yang mereka inginkan di Twitter.

Untuk saat ini, fitur tersebut tersedia untuk ‘sekelompok kecil penulis’ dari Kanada, Ghana, Inggris, dan Amerika Serikat, meskipun perusahaan mengatakan pada akhirnya akan memperluas grup uji karena mereka sedang mengumpulkan feedback.

Seperti sudah disinggung di atas, Notes juga menjadi bagian dari dorongan yang lebih luas oleh Twitter untuk membangun fitur bagi penulis. Dengan perubahan tersebut, perusahaan juga membawa Revue.

Itu adalah perusahaan buletin yang diakuisisi tahun lalu, ke dalam grup “Twitter Write” baru, yang mencakup catatan dan buletin, meski sejauh ini masih tidak jelas bagaimana buletin Revue dapat dimasukkan ke dalam Notes.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: