alexametrics

2.000 Aplikasi Berbahaya Ditemukan di Google Play Store

26 Juni 2019, 19:44:42 WIB

JawaPos.com – Sebuah studi baru-baru ini menemukan lebih dari 2.000 aplikasi berbahaya di Google Play Store. Beberapa di antaranya bahkan aplikasi terkenal dengan angka unduhan yang tinggi.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari ComputerWorld, Selasa (25/6), sebuah riset selama dua tahun menemukan ada 2.040 aplikasi di Google Play Store berbahaya dalam beberapa hal. Ada sejumlah aplikasi memerlukan izin yang mencurigakan, sementara yang lain merupakan malware langsung.

Studi tersebut dilakukan oleh University of Sydney dan Data61 dari CSIRO. Penelitian ini mencakup sekitar 1 juta aplikasi di Google Play dan menemukan sejumlah besar aplikasi palsu tanpa malware, tetapi masih memerlukan izin untuk mengakses data yang tidak memiliki bisnis dengan mereka.

Seperti sudah disinggung di atas, beberapa aplikasi berbahaya adalah aplikasi populer. Beberapa di antaranya adalah game dengan judul Hill Climb Racing atau Temple Run.

Untuk memproses 1 juta aplikasi, para peneliti menggunakan jaringan saraf dan machine learning. Algoritma ini ditetapkan untuk mencari deskripsi teks yang sama dan ikon yang secara visual mirip dengan 10.000 aplikasi paling populer di App Store.

Algoritma ini mengembalikan 49.608 ancaman potensial. Menggunakan VirusTotal, sekitar 7.246 aplikasi ditandai berbahaya serta 2.040 di antaranya palsu dan aplikasi berisiko tinggi. Selain itu, 1.565 meminta setidaknya lima izin sensitif dan 1.407 menanamkan perpustakaan iklan pihak ketiga.

Menanggapi hal tersebut, Google mengaku telah menghapus aplikasi yang telah dipelajari itu. Tim Google juga melaporkan bahwa jumlah pengiriman aplikasi yang ditolak telah meningkat lebih dari 55 persen dibandingkan tahun lalu dan penangguhan aplikasi telah meningkat menjadi 66 persen.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads