TikTok Benarkan Pegawai Mereka di Tiongkok Bisa Akses Data Pengguna

6 Juli 2022, 20:40:14 WIB

JawaPos.com – Pihak Amerika Serikat (AS) sebelumnya menuding bahwa TikTok mengakses data pengguna tanpa izin. Kini, pihak administrasi layanan video pendek asal Tiongkok itu telah mengonfirmasi bahwa beberapa karyawan di luar AS mungkin memang memiliki akses ke data pribadi pengguna AS.

Pernyataan ini kemudian menimbulkan gelombang ketidakpuasan lain di pihak Washington. TikTok mengungkapkan keadaan sebenarnya sebagai tanggapan atas permintaan dari sembilan senator AS.

CEO TikTok Shou Zi Chew mengatakan dalam sebuah surat tertanggal 30 Juni bahwa karyawan perusahaan Tiongkok memang dapat mengakses data pribadi pengguna AS saat ini. Tetapi hanya setelah mereka melewati serangkaian pemeriksaan protokol keamanan.

Dia memastikan bahwa pemerintah Tiongkok tidak mendapatkan dan menggunakan data tersebut seperti yang dituduhkan oleh AS. Hal ini persis seperti yang dilakukan AS terhadap Huawei beberapa waktu lalu dan sampai kini masih terjadi ketegangan akibat tuduhan mata-mata.

Dikutip via Gizchina, Rabu (6/7), TikTok menyebut, pihaknya berkerja sama dengan pemerintah AS untuk memperkuat perlindungan data. Belum lama ini ada sebuah inisiatif yang diluncurkan, dengan nama “Project Texas”, dimana data pribadi pengguna AS dilokalkan di AS dalam layanan cloud milik Oracle.

Dalam waktu dekat, bagian teknis dari platform TikTok juga akan pindah ke segmen layanan AS. Selain itu, pengoperasian semua algoritma yang terkait dengan data orang AS akan disediakan oleh data center di negara tersebut.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: