alexametrics

Dituduh Mata-matai Pengguna, TikTok Bakal Diblokir dari Amerika

4 Juli 2022, 08:28:35 WIB

JawaPos.com – Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan TikTok dikabarkan sedang panas. Seperti halnya Huawei, tanpa sebab dan tanpa alasan yang jelas, TikTok dituduh melakukan praktik spionase atau mata-mata.

Sejak diluncurkan, TikTok memang menjadi bahan kritik terkait data yang dikumpulkan dari penggunanya, terutama dari anak-anak. Kecurigaan inilah yang mendorong Komisaris FCC Brendan Carr untuk menuntut Google dan Apple menghapus aplikasi video pendek dari Play Store dan App Store.

Surat ini datang dalam konteks yang disebut Carr sebagai “badai untuk media sosial” setelah penyelidikan yang menguatkan oleh Buzzfeed tentang penggunaan datanya. Setelah menganalisis 80 rekaman audio pertemuan internal di TikTok, Buzzfeed mengungkapkan bahwa TikTok telah berulang kali mengakses informasi rahasia dari pengguna Amerika.

Bikin geram, hal ini juga diperparah dengan pernyataan seorang anggota Trust and Safety Department perusahaan mengatakan bahwa “Orang Tiongkok dapat melihat segalanya”. Seorang direktur juga menyebutkan “Admin Utama” tertentu memiliki “akses ke semuanya”.

Dalam suratnya , Brendan Carr mengacu pada “bukti dan keputusan yang mengkhawatirkan mengenai praktik data TikTok”, merujuk secara khusus pada studi yang membuktikan bahwa aplikasi tersebut berhasil menghindari langkah-langkah keamanan Android dan iOS.

“Jelas bahwa TikTok menimbulkan risiko keamanan nasional yang tidak dapat diterima karena pengambilan data yang ekstensif; digabungkan dengan akses Beijing yang tampaknya tidak terkendali ke data sensitif ini,” jelas Carr.

Editor : Kuswandi

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: