JawaPos.com–Gen Z yang mulai menyukai dunia otomotif saat ini banyak yang nggak tahu sejarah Isuzu Panther di Indonesia. Mobil yang dikenal badak, tangguh, dan nyaman di kelasnya, membuat psaing-pesaingnya sampai ketar-ketir ketakutan digeber Isuzu Panther.
Era sebelum Gen Z alias milenial justru sebaliknya. Mungkin pernah merasakan mobil tersebut saat masa kecil. Era orang tuanya yang ingin tampil beda, Isuzu Panther pasti jadi alternatif.
Mobil tersebut juga dikenal dengan AC-nya yang dingin. Seperti freezer, siapapun yang pernah merasakan Panther pasti sepakat, AC Panther dinginnya nggak ada lawan. Belum lagi suspensi mobil tersebut yang aduhai, empuknya bukan main.
Nah, buat pengingat, mungkin Gen Z banyak yang nggak tahu, Isuzu Panther diluncurkan sejak April 1991 dan diproduksi hingga awal 2020.
Sejak Agustus 2000 beredar Isuzu Panther generasi kedua dengan kode produksi TBR-541. Diawali dengan generasi pertama pada 1991 sampai 1997 dengan kode produksi TBR-52 dan 1997 sampai 2000 dengan kode produksi TBR-54.
Panther generasi kedua merupakan Panther dengan masa produksi terlama. Yakni selama 20 tahun. Selain di negara Indonesia, Isuzu Panther juga diproduksi asal Filipina dengan nama Isuzu Crosswind, Vietnam dengan nama Isuzu Hi-Lander, dan India dengan nama Chevrolet Tavera.
Chevrolet Tavera juga dijual di Indonesia sampai 2005 sebagai versi bensin dari Isuzu Panther dan diluncurkan untuk menyaingi Kijang Kapsul 2.0 (kecuali mesin standar dan diesel) dan Mitsubishi Kuda 2.0, dengan mesin 2.2L yang sama seperti Chevrolet Blazer.
Untuk mesinnya, Panther generasi pertama hadir dengan mesin 2.2 L C223 indirect injection I4, 2.5 L 4JA1 DI I4 dan 2.5 L 4JA1-L DI low-pressure turbo I4 untuk versi pikap. Era-era Panther ini disebut sebagai Panther kotak.
Generasi pertama Panther Minibus diperkenalkan pada 1991-1993 dalam bentuk karoseri yang mana jenisnya antara lain Bravo, Miyabi, Sparta, dan Golden. Kemudian sejak 1993, Isuzu Panther Minibus sudah menggunakan karoseri buatan PT Pulogadung Pawitra Laksana (anak perusahaan Astra International).
Jenis dari Panther karoseri yakni Hi Grade, Grand Deluxe, Deluxe, dan Special (hanya untuk pesanan khusus 1995-1996, angka penjualan terbatas) serta model standar. Habis Panther kotak, ada yang namanya Panther Kapsul, mirip dengan Kijang Kapsul.
Generasi ini memiliki model yang hampir mirip dengan generasi ke-4 Kijang disebut Kapsul, sehingga generasi ini disebut Panther Kapsul atau Panther bulat. Pada generasi ini Chevrolet juga menyediakan versi bensin bernama Tavera dan beredar sampai 2007.
Jenis mesin yang dipakai nggak beda jauh yakni 4 Silinder 2500cc Turbo Diesel OHV direct injection (Touring, LS Hi-Grade A/T) 4 Silinder 2500 cc OHV direct injection (LM, LV, LS Hi-Grade). Sampai pada akhir hayatnya, Panther Kapsul terbagi atas dua kelas yakni SUV dan MPV.
Kelas SUV yakni Touring, Grand Touring, yang mana varian ini baru dan hanya ditawarkan pada masa akhir sesaat sebelum dilakukan major facelift dengan ciri khas pembeda utama dengan Touring yakni memiliki warna single-toned.
Kemudian ada LV Adventure, varian ini baru dan hanya ditawarkan pada masa akhir sesaat sebelum dilakukan major facelift dengan ciri khas pembeda utama dengan LV yakni memiliki fender dan kuping bumper diberi warna hitam lebih gagahnya seperti Panther touring dan model ban serep tetap seperti LS Hi-Grade, LS Hi-Grade Turbo, LV, dan LM.
Kemudian di kelas MPV lebih banyak lagi trimnya. Ada Panther LS Hi-Grade Black, LS Hi-Grade Turbo, LS Hi-Grade, SS, LV, SV, LM dan SM. Untuk varian SS, SV, dan SM hanya tersedia pada 2000-2002 yang ketika Panther generasi kedua baru diluncurkan dan lalu disusul dengan untuk varian terbaru LS Hi-Grade Turbo, Grand Touring, dan Panther LS Hi-Grade Black ketika Panther generasi kedua baru diluncurkan pada 2002.
Varian LS Black sebenarnya berbasis Panther LS Hi-Grade. Terakhir adalah Panther Kapsul Facelift. Di Generasi ini telah hadir Versi SUV Grand touring (2004-2020) dan LV Adventure (2004-2013). Kemudian pada 2013-2020, ini adalah facelift yang dapat dikatakan cukup signifikan khusus untuk varian Grand Touring.
Semua hampir sama dengan New Panther, tetapi Isuzu melakukan pembenahan pada desain speedometer, pintu belakang (kecuali smart dan LV), rear tow hook, model ban serep (Smart, LV, dan LS Hi-Grade), dan Semua versi dari Isuzu Panther telah diberi turbo guna memenuhi standar EURO 2.
Setelah sekian lama berkiprah di Indonesia, Isuzu Panther dihentikan produksinya pada 2021. Hal ini karena terbentur masalah penerapan emisi Euro 4 yang menjadi standar emisi minimal untuk kendaraan baru di Indonesia.