alexametrics

Kominfo: Startup Studio Dukung Ekonomi Digital Indonesia

29 November 2020, 14:12:17 WIB

JawaPos.com -Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyambut baik sekaligus mengapresiasi 20 finalis yang lolos pada batch pertama Startup Studio Indonesia. Menurutnya, salah satu program Kementerian Kominfo itu ditargetkan untuk mendukung ekonomi digital Indonesia dengan menyediakan pendampingan, jejaring talenta digital dan pengembangan skala bisnis.

“Saya ingin mengucapkan selamat bagi 20 startup digital yang telah berhasil menjadi finalis Startup Studio Indonesia, Apresiasi ini saya sampaikan untuk anda sekalian yang telah merintis dan membangun serta mengembangkan ide dari sektor yang berbeda untuk mendukung ekonomi digital di Indonesia,” ujarnya dalam tayangan video acara The Milestone Day Startup Studio Indonesia, dari Jakarta belum lama ini.

Menurut Menkominfo Johnny, Startup Studio Indonesia adalah sebuah program pengembangan startup digital secara intensif. Program itu menyediakan akses mentoring dan networking bagi para pegiat startup digital nasional, yang ingin mengembangkan usaha serta menyiapkan sumberdaya manusia atau talenta digital.

“Inisiatif ini sejalan dengan mandat dari Presiden Bapak Joko Widodo untuk melakukan akselerasi transformasi digital, di mana salah satu arahannya adalah penyediaan talenta atau SDM digital yang berkualitas,” jelasnya.

Mengutip hasil studi Than and Thang yang dimuat dalam Laporan Bank Dunia, Menkominfo Johnny menyebutkan Indonesia membutuhkan setidaknya 600 ribu SDM digital setiap tahun. Dirinya menyatakan studi tersebut selaras dengan hasil riset dari Daily Social pada 2019 mengenai isu ketersediaan talenta digital menjadi kunci bagi perkembangan industri startup digital di Indonesia, disamping isu ketersediaan akses pendanaan.

“Berangkat dari permasalahan tersebut Program Startup Studio Indonesia hadir untuk memfasilitasi startup digital yang berada di titik awal untuk mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas dan juga akses terhadap venture capital lokal maupun global,” tandasnya.

Menurutnya, para pegiat startup digital yang tergabung akan dikumpulkan secara daring selama tiga bulan untuk memperoleh sesi bimbingan dan konsultasi langsung dari pakar industri digital. “Hal tersebut agar pegiat startup digital siap untuk mendapatkan pendanaan yang memadai,” ungkapnya.

Bangun Kolaborasi

Menkominfo Johnny juga menilai Program Startup Studio Indonesia merupakan wujud semangat kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk peserta maupun para mentor. “Program ini dapat berjalan dengan baik atas hasil kolaborasi antara pemerintah, pegiat startup digital, praktisi, akademisi dan juga para penanam modal ventura di industri ini,” ujarnya.

Hal itu juga tercermin dalam kegiatan Program Startup Studio Indonesia yang mencakup more brainstorming less classes. Artinya peserta akan lebih banyak melakukan diskusi berbobot dengan para mentor. “Hingga para finalis diharapkan dapat mengembangkan skala bisnis mulai dari aspek fundraising, group marketing hingga teknologi development,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Johnny mengungkapkan kebanggaannya atas peran strategis startup digital dalam memajukan perekonomian Indonesia. Sebab, peran startup dirasakan manfaat langsung dari masyarakat.

“Atas ide dan kecermatan anda-anda pegiat startup digital dalam memanfaatkan solusi digital dalam merintis usaha, masyarakat Indonesia telah merasakan berbagai kemudahan dalam berbagai aspek, mulai dari perekonomian digital, pendidikan, kesehatan, pengembangan UMKM Ultra mikro hingga sistem keuangan digital,” ungkapnya.

Apalagi, di masa pandemi saat ini, menurut Menteri Kominfo kehadiran startup digital telah menyediakan jawaban bagi penyediaan kebutuhan pokok masyarakat di tengah masa pembatasan fisik dan sosial itu.

“Untuk itu saya menaruh harapan dan optimisme yang besar untuk melihat kemajuan industri startup digital di Indonesia di masa yang akan datang. Harapan ini akan diikuti oleh komitmen Kementerian Kominfo untuk terus mendukung terciptanya ekosistem startup digital yang kuat dan memadai melalui pembangunan infrastruktur TIK, adopsi teknologi, pengembangan talenta digital hingga percepatan dan penyempurnaan regulasi,” tegasnya.

Di tengah upaya bersama memajukan startup digital Indonesia, Menteri Johnny kembali mengingat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga cara agar kesehatan pulih ekonomi bangkit.

Berikut daftar 20 finalis startup batch pertama dari Startup Studio Indonesia:

AgenKAN (agenkan.co.id)
Biteship (Biteship.com)
Career Support (career.support)
Feedloop (feedloop.io)
Halofina (halofina.com)
Jejak.in (jejak.in)
Justika (justika.com)
Keeppack (keeppack.id)
Larik.tech (larik.tech)
Moodah (moodah.id)
Nectico (nectico.com)
Rakamin Academy (rakamin.com)
Rekosistem (rekosistem.com)
Payo Kepasar (payokepasar.com)
PTS.SC (pts.sc)
Schoters (schoters.com)
Tumbasin (tumbasin.id)
Verihubs (verihubs.com)
Waterhub (waterhub.id)
Woobiz (woobiz.id)

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto, ARM

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads