alexametrics

Siapkan UU Baru, UE Siap Paksa Google hingga Meta Lebih Transparan

29 April 2022, 09:33:46 WIB

JawaPos.com – Perkembangan platform digital seperti Facebook, Google dan aplikasi sejenis lainnya saat ini yang digunakan ribuan orang di seluruh dunia memunculkan masalah baru. Masalah tersebut adalah mengenai transparansi jutaan data yang masuk ke platform-platform Over The Top (OTT) tersebut.

Data digunakan untuk apa, bagaimana pengelolaan dan pertanggung jawaban hukumnya seperti apa masih menjadi perdebatan oleh banyak pihak. Tak heran, banyak negara saat ini mulai beradaptasi dengan merilis regulasi-regulasi atau bahkan Undang-undang baru untuk mengawasi platform-platform tersebut.

Untuk urusan aturan terhadap platform digital, Uni Eropa (UE) saat ini diketahui masih menjadi wilayah dengan negara-negara paling galak mengenai regulasi pertanggung jawaban data masyarakat di platform OTT. GDPR atau General Data Protection Regulations misalnya, aturan tersebut telah cukup berhasil melindungi data publik dan membuat para perusahaan OTT patuh.

Baru lagi, setelah negosiasi panjang, Uni Eropa akhirnya menyepakati persyaratan luas mengenai undang-undang bernama Digital Service Act (DSA). Dikutip dari European Commission, DSA akan memaksa perusahaan teknologi seperti Instagram, Facebook, Google, WhatsApp dan sebagainya untuk bertanggung jawab lebih besar atas konten yang muncul di platform mereka.

Dengan aturan, perusahaan teknologi akan dibebani kewajiban baru, termasuk menghapus konten dan barang ilegal yang ada di platformnya, dengan lebih cepat tanpa terkecuali. Selain itu, perusahaan teknologi wajib menjelaskan kepada pengguna dan peneliti mengenai cara kerja algoritma mereka terlebih yang berkenaan dengan pengelolaan data. Perusahaan juga wajib mengambil tindakan lebih tegas terhadap penyebaran misinformasi dan hoaks.

Kalau membandel dan ogah patuh, perusahaan teknologi seperti Google hingga Meta bakal menghadapi denda hingga enam persen dari omzet tahunan mereka. Angka ini jelas besar dan setidaknya memaksa mereka untuk pada akhirnya patuh terhadap aturan tersebut.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: