
Ilustrasi AI (Freepik)
JawaPos.com - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam cara informasi diproduksi dan disebarkan.
Di balik berbagai manfaat yang ditawarkan, teknologi ini juga memunculkan tantangan baru berupa meningkatnya penyebaran misinformasi dan disinformasi yang semakin sulit dikenali oleh masyarakat.
Dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah saat ini tengah menyiapkan Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kecerdasan buatan di Indonesia.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghadapi ancaman konten manipulatif berbasis AI generatif yang berpotensi memengaruhi opini publik, stabilitas sosial, hingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap informasi digital.
Ketua Tim Perencanaan Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Salfikar Alfarizi Abbas, menegaskan bahwa tantangan saat ini bukan lagi mempertanyakan apakah AI dapat memengaruhi integritas informasi, melainkan bagaimana kebijakan publik mampu mengimbangi perkembangan teknologi yang sangat cepat.
"Bagi kami, pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah AI dapat memengaruhi integritas informasi. AI sudah jelas dapat memengaruhi integritas informasi. Tantangan yang sesungguhnya sekarang adalah mampukah kebijakan publik mengejar pesatnya perkembangan AI dan melindungi integritas informasi, tapi di saat yang sama tetap mendukung inovasi," ujar Salfikar dalam acara The Challenge of Mis and Disinformation: Fostering Information Integrity and Media Literacy in the Digital Age pada Selasa (08/04).
Menurut Salfikar, perkembangan AI telah mengubah pola penyebaran disinformasi menjadi lebih cepat, masif, dan semakin sulit dibedakan dari informasi asli.
Teknologi AI generatif memungkinkan pembuatan teks, gambar, audio, hingga video yang menyerupai fakta sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.
"Kementerian Komdigi menyiapkan Roadmap AI Nasional sebagai panduan pengembangan ekosistem AI Indonesia, mulai dari aspek etika, tata kelola data, talenta digital, riset dan inovasi, hingga investasi dan pengawasan teknologi," jelasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
