Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Mei 2026 | 05.55 WIB

Dari ADAS hingga Regenerative Braking, Ini Fitur Penting Mobil Listrik Modern

Foto 1: Ilustrasi: Teknologi mobil swakemudi. (Gizmochina). - Image

Foto 1: Ilustrasi: Teknologi mobil swakemudi. (Gizmochina).

JawaPos.com - Perkembangan mobil listrik di Indonesia terus meningkat. Selain lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan teknologi modern dan biaya operasional yang lebih hemat dibanding mobil berbahan bakar bensin.

Namun, masih banyak pengguna yang belum memahami karakter dan fitur keselamatan mobil listrik. Padahal, pemahaman terhadap teknologi tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara.
 
Berbeda dengan mobil konvensional, mobil listrik memiliki sistem tenaga, pengereman, dan pengendalian yang khas. Karena itu, pengemudi perlu memahami beberapa fitur penting berikut.

ADAS Bantu Tingkatkan Keselamatan

Mobil listrik modern kini banyak dibekali fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Teknologi ini menggunakan sensor, radar, dan kamera untuk membantu pengemudi menghindari potensi kecelakaan.
 
Beberapa fitur ADAS yang umum digunakan antara lain:
  • Adaptive Cruise Control (ACC)
  • Automatic Emergency Braking (AEB)
  • Lane Keeping Assist (LKA)
  • Blind Spot Monitoring (BSM)
  • Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
Fitur tersebut membantu menjaga jarak aman, mendeteksi kendaraan di titik buta, hingga mengerem otomatis saat ada potensi tabrakan.

Regenerative Braking Perlu Adaptasi

Mobil listrik juga memiliki sistem regenerative braking. Saat pedal gas dilepas, mobil akan otomatis melambat sambil mengisi ulang daya baterai.
 
Karakter ini membuat efek engine brake terasa lebih kuat dibanding mobil biasa. Pengemudi baru biasanya perlu waktu beradaptasi agar bisa memperkirakan jarak pengereman dengan tepat.

Sistem Proteksi Baterai Sangat Penting

Baterai menjadi komponen utama mobil listrik. Karena bekerja dengan tegangan tinggi, kendaraan listrik dibekali Battery Management System (BMS) untuk menjaga keamanan baterai.
 
Sistem ini berfungsi memantau suhu, arus listrik, hingga proses pengisian daya guna mencegah overheating, korsleting, dan overcharging.
 
Karena itu, pengguna disarankan menggunakan fasilitas charging resmi dan menghindari modifikasi kelistrikan sembarangan.

Sensor dan Kamera Kurangi Blind Spot

Untuk membantu visibilitas, mobil listrik modern juga dilengkapi kamera 360 derajat dan sensor parkir depan-belakang.
 
Fitur ini membantu pengemudi saat parkir, berpindah jalur, atau melewati jalan sempit sehingga risiko menyenggol kendaraan lain bisa diminimalkan.

Torsi Instan Butuh Kontrol Stabilitas

Mobil listrik memiliki akselerasi instan yang responsif. Namun, tenaga besar tersebut perlu diimbangi fitur keselamatan seperti:
  • Electronic Stability Control (ESC)
  • Traction Control System (TCS)
  • Vehicle Stability Control (VSC)
Sistem tersebut membantu menjaga traksi agar mobil tetap stabil di jalan licin atau saat akselerasi mendadak.

Software Mobil Listrik Perlu Update

Berbeda dari mobil biasa, sebagian besar sistem mobil listrik bekerja melalui software. Karena itu, produsen rutin menghadirkan pembaruan sistem untuk meningkatkan performa dan keamanan kendaraan.
 
Melakukan software update secara berkala penting agar fitur keselamatan tetap bekerja optimal.
Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore