Ada Bug yang Bikin Error, Tesla Recall Lagi Ratusan Ribu Mobilnya

24 November 2022, 10:44:09 WIB

JawaPos.com – Tesla belakangan ini tengah dirundung isu recall. Bagi banyak pabrikan otomotif, recall atau pemanggilan kembali kendaraan bikinannya berati kegagalan atau kecacatan produksi yang berisiko saat digunakan oleh konsumen.

Setelah Model X, sekarang ratusan ribu mobil Tesla dari model lainnya kembali kena recall karena cacat perangkat lunak atau bug. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan dan dapat menyebabkan lampu belakang mati secara tiba-tiba.

Tesla menarik sekitar 321.000 kendaraan Model 3 dan Model Y. Selain itu, Model X seperti sudah disinggung di atas juga ditarik kembali, meskipun untuk alasan yang berbeda.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) baru-baru ini menerbitkan dokumen secara online. Dan menurut Tesla, masalah tersebut dapat memengaruhi satu atau kedua lampu belakang pada kendaraan Model 3 dan Model Y tertentu. Menurut perusahaan, cacat perangkat lunak tidak berpengaruh pada lampu sein.

Perusahaan terpaksa “memanggil kembali” 321.000 mobil karena ini adalah masalah keamanan. Masalah ini menimpa sebagian besar Model Y yang terjual antara tahun 2020 dan 2023. Serta beberapa Tesla Model 3 untuk tahun depan bahkan dikabarkan mengalami masalah ini.

Tesla telah mengeluarkan penarikan lebih lanjut untuk hampir 30.000 Model X selain kendaraan termurah. Karena masalah yang dapat menyebabkan airbag penumpang depan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ketika penumpang depan keluar dari posisi selama tabrakan kecepatan rendah tertentu, kantung udara dapat menggembung secara tidak sengaja. Pada akhirnya, hal ini justru bisa meningkatkan risiko cedera.

Seperti sudah disinggung di atas, Tesla telah melakukan recall selama beberapa bulan terakhir. Tetapi tidak seperti pembuat mobil lainnya, Tesla mungkin tidak benar-benar menarik kembali mobil-mobil tersebut secara fisik.

Terlepas dari kenyataan bahwa pabrikan dapat dengan mudah menyelesaikan masalah dengan pembaruan, badan pemerintah AS yang bertanggung jawab atas keselamatan lalu lintas mengatakan bahwa Tesla perlu mengeluarkan pemberitahuan penarikan.

Meski Tesla sempat mengalami beberapa kali penarikan kembali, bukan berarti pelanggan EV menghabiskan seluruh hidup mereka di garasi. Bahkan sebelum penarikan diumumkan dalam kasus penarikan sebelumnya.

Dikutip dari Engadget, hal ini tampaknya bikin kesal Elon Musk selaku eksekutif Tesla. Sebelumnya, ia menyuarakan ketidaksenangannya dan meminta NHTSA untuk berhenti menggunakan kata recall ketika pembaruan OTA (Over The Air) bisa mengatasi masalah ini.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads