alexametrics

Produksi Perangkat Elektronik, LG Sebut Gunakan Plastik Daur Ulang

14 Oktober 2021, 21:05:43 WIB

JawaPos.com – Penggunaan plastik di beragam bidang dan industri telah banyak dikeluhkan oleh banyak pihak terutama terkait masalah lingkungan yang ditimbulkannya. Sulitnya limbah plastik terurai menyebabkan pencemaran lingkungan, rusaknya ekosistem tanah dan air membuat orang-orang kini mulai sadar untuk mengurangi penggunaan plastik di kehidupan mereka.

Hal ini juga mulai disadari pelaku industri dengan lebih serius memperhatikan dampak dari penggunaan plastik terhadap keberlangsungan hidup sehat di masa depan. Kali ini, LG Electronics (LG) mengumumkan komitmennya untuk menggunakan hampir 600.000 ton plastik daur ulang pada 2030 sebagai kontribusi perusahaan dalam upaya global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan potensi kerusakan lingkungan lainnya.

“Hal ini sekaligus menjadi inisiatif LG yang lebih besar untuk menciptakan ekosistem pengambilan kembali limbah elektronik dan peningkatan penggunaan bahan daur ulang post-consumer recycled (PCR) terkait perangkat elektronik rumah tangganya,” ujar pihak LG melalui keterangan resminya.

Dengan komitmen barunya ini, LG menyebut akan melakukan lompatan besar pada penggunaan plastik daur ulang pada setiap perangkat elektronik besutannya. Beriringan dengannya, pengambilan kembali limbah elektronik dari konsumen juga akan meningkat signifikan dalam kurun sepuluh tahun ke depan.

Terkait dengan penggunaan plastik daur ulang, LG tercatat telah menggunakan sekitar 20,000 ton plastik daur ulang dalam produknya sepanjang 2020. Dengan komitmen baru ini, perusahaan menetapkan rencana peningkatan hingga lebih dari sepuluh kali lipat pada 2025.

Pemanfaatan plastik daur ulang hingga saat ini digunakan LG untuk bagian dalam TV, monitor PC, speaker, mesin cuci, kulkas dan AC. Demi mendukung rencana besarnya, LG akan memperluas penggunaan plastik daur ulang ke bagian luar produk.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads