alexametrics

Lagi Viral, NFT Diprediksi Melejit Popularitasnya di Indonesia

13 Januari 2022, 19:19:38 WIB

JawaPos.com – Aset digital Non-fungible Tokens (NFT), menjadi sorotan sepanjang tahun 2021. Untuk pertama kalinya, topik NFT bahkan masuk ke pencarian terbanyak melampaui ‘kripto’ dalam Google Trends secara global di tahun ini.

Di saat, pasar aset kripto mengalami penurunan volume transaksi selama beberapa minggu terakhir, penjualan NFT justru melonjak tajam. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) yang juga COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, tampaknya minat masyarakat pada NFT akan meningkat secara eksponensial pada tahun 2022 mendatang termasuk untuk pasar Indonesia.

“Tren NFT semakin meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini karena minat masyarakat untuk memperjual-belikan aset dan karya seni digital melalu NFT semakin tinggi, seiring dengan pengetahuan mereka soal manfaatnya dan peluang pada pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital,” kata pria yang akrab disapa Manda ini melalui keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.

Dirinya menambahkan, dengan semakin menggilanya NFT di akhir tahun 2021, tak mengherankan jika tren investasi virtual ini bakal berkembang pada 2022. Menurutnya, NFT juga telah mendarat di setiap sektor yang memiliki potensi, tak terkecuali di Metaverse dan platform investasi digital lainnya.

Mengutip data dari DappRadar menunjukkan bawah pada kuartal III 2021, penjualan NFT mencapai USD 10,7 miliar atau berkisar Rp 152 triliun di seluruh dunia. Angka ini naik tajam dari ‘hanya’ USD 1,3 miliar atau Rp 18,5 triliun pada kuartal II dan kuartal I sebesar USD 1,2 miliar atau Rp 17 triliun.

“Di Indonesia sendiri aset digital NFT masih tergolong baru, belum ada data lengkap mengenai tren pertumbuhannya. Meski begitu, dilihat dari pasar semakin mature, dengan banyaknya marketplace NFT yang bermunculan salah satunya TokoMall dari Tokocrypto,” tutur Manda.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto




Close Ads