
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja (PPIH Daker) Makkah, KH Ahmad Wazir Ali. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
SATU tujuan yang ingin diraih 231 ribuan jamaah haji Indonesia. Yakni, memperoleh predikat haji mabrur. Berikut perbincangan M. Hilmi Setiawan dengan pengasuh Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, sekaligus konsultan ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja (PPIH Daker) Makkah, KH Ahmad Wazir Ali, di Makkah kemarin (28/7).
---
Apa makna spiritualitas berhaji?
Haji itu adalah memenuhi panggilan Allah SWT. Nabi Ibrahim memproklamasikan semua kaum muslim sedunia untuk hadir di Tanah Haram. Jadi, makna spiritualitas haji semata-mata untuk memenuhi panggilan Allah lewat Nabi Ibrahim.
Apa hikmah yang bisa dipetik dari ibadah haji?
Agar kita menjadi hamba yang selalu patuh dan tunduk di hadapan Allah SWT. Karena haji merupakan perintah Allah. Melaksanakan haji harus memenuhi aspek keikhlasan semata-mata karena Allah SWT.
Rasulullah pernah mengantisipasi bahwa di akhir zaman ada kelompok manusia yang hajinya tidak lillahita’ala. Di antaranya adalah hajinya orang elite untuk kebanggaan, hajinya orang kaya untuk sekadar berbelanja dan menghamburkan harta, hajinya para ahli Alquran untuk riya atau pamer, serta hajinya orang miskin yang tujuannya untuk meminta-minta.
Jamaah haji begitu mengejar predikat mabrur. Apa alasannya?
Karena ada jaminan dari Rasulullah bahwa haji itu kalau mabrur atau diterma di sisi Allah, tidak ada balasan kecuali surga Allah.
Indikator jamaah yang hajinya mabrur apa?
Kata Rasulullah ada tiga. Pertama adalah memberikan makan. Maksudnya setelah pulang dari haji, jamaah memiliki kepedulian terhadap masyarakat sekitarnya. Kemudian menyebarkan salam. Artinya tidak sekadar bertemu orang lantas mengucapkan salam. Tetapi maksudnya menjadi duta untuk menyebarkan kedamaian di tengah masyarakat. Jangan malah pulang haji membuat onar, menciptakan konflik, atau lainnya. Indikator yang ketiga adalah menjadi pribadi yang santun, omongannya dan perilakunya bagus, serta ibadahnya meningkat.
Apa doa Pak Kiai pada musim haji ini?
Mudah-mudahan jamaah haji Indonesia bisa membawa predikat haji mabrur. Kemudian dengan ilmu yang didapat selama berhaji bisa mengubah atau mereformasi dirinya. Lalu menularkannya ke masyarakat. Sehingga jamaah haji bisa menjadi agent of change. Agen perubahan di tengah masyarakat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
