alexametrics
Bincang Dibalik Kelangkaan Solar

Pertamina: Permintaan Solar Lampaui Lebaran, Tambah 20 Persen

21 November 2019, 21:01:49 WIB

PERTAMINA memastikan bahwa kelangkaan solar terjadi karena konsumsi pada akhir tahun yang naik signifikan. Bahkan melebihi lonjakan saat menjelang Lebaran lalu. Berikut obrolan wartawan Jawa Pos Virdita Rizki Ratriani bersama Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR V Rustam Aji.

Apa penyebab kelangkaan solar beberapa hari lalu ?

Salah satu penyebabnya adalah adanya peningkatan konsumsi solar. Di Jawa Timur, rata-rata semester I lalu penyaluran solar subsidi sekitar 175 ribu kiloliter per bulan. Hanya naik pada Mei (puasa dan Lebaran) menjadi 195,7 ribu kiloliter. Setelah itu, turun lagi. Pada semester II, mulai Juli hingga Oktober lalu, penyaluran solar di Jatim naik menjadi di atas 215 ribu kiloliter per bulan. Selama Oktober bahkan mencapai 224,2 ribu kiloliter.

Apa antisipasi Pertamina terhadap kelangkaan solar?

Pertamina memastikan ketersediaan solar subsidi, baik di terminal BBM maupun di SPBU, mencukupi untuk kebutuhan konsumen. Untuk menjaga keandalan distribusi ke masyarakat, Pertamina juga telah menambah sekitar 20 persen suplai solar guna memastikan pemerataan penyaluran dan melakukan percepatan distribusi untuk pelayanan ke masyarakat yang lebih optimal.

Kelangkaan solar terjadi berapa lama dan apakah tren setiap akhir tahun ?

Pertamina menurunkan tim satuan tugas (satgas) yang melakukan monitor langsung kondisi di lapangan. Dengan demikian, apabila ada hal yang perlu segera, seperti prioritas pengiriman atau penambahan pasokan, bisa langsung ditindaklanjuti. Sejak Sabtu sore kemarin (16/11), antrean di berbagai SPBU, termasuk di jalur pantura, mulai terurai. Demikian juga kondisi pada Minggu (17/11), kondisi di berbagai SPBU sudah kembali normal.

Dari perhitungan Pertamina, apakah saat ini stok solar yang ada mencukupi untuk memenuhi kebutuhan yang ada?

Stok di terminal BBM di Jatim, yaitu di TBBM Surabaya, TBBM Malang, TBBM Camplong, TBBM Madiun, TBBM Tuban, dan TBBM Tanjung Wangi, dalam kondisi aman. Dan secara kontinu, (persediaan) akan ditambah melalui pipa, kapal tanker, maupun RTW (rail tank wagon/gerbong kereta BBM).

Apa langkah agar penyaluran solar subsidi bisa tepat sasaran?

Pertamina berkoordinasi dengan pemda dan kepolisian dalam pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Fungsi Pertamina menjadi operator dengan menjalankan peraturan perundangan yang berlaku. Karena itu, kewenangan Pertamina hanya sampai penyalur resmi, dalam hal ini SPBU Pertamina

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c4/agm



Close Ads