alexametrics
Bincang Masa Depan PSSI

Ketua Komisi X DPR: Jangan Orang Itu-Itu Saja Yang Urusi Sepak Bola

9 November 2019, 20:48:02 WIB

Di tengah prestasi sepak bola yang tak kunjung membaik, harapan besar kini digantungkan kepada Moch. Iriawan alias Iwan Bule, ketua umum PSSI yang baru. Dia harus menjawab kegelisahan masyarakat pencinta sepak bola nasional. Berikut wawancara wartawan Jawa Pos Umar Wirahadi dengan Ketua Komisi X DPR (komisi yang mengurusi olahraga) Syaiful Huda kemarin (8/11).

Bagaimana pendapat Anda tentang sosok Moch. Iriawan yang terpilih sebagai ketua umum PSSI periode 2019–2023?

Saya tidak terlalu kenal secara pribadi. Tetapi, beliau adalah sosok yang baru dalam sepak bola. Biasanya orang baru tidak memiliki beban ketika ingin melakukan pembaruan total. Tentu ke arah yang lebih baik.

Apalagi, Iwan Bule terpilih secara mutlak dalam kongres PSSI. Dengan pengalaman kepemimpinan yang panjang di kepolisian, saya yakin Iwan Bule cukup kapabel dalam memimpin PSSI. Saya juga yakin beliau punya visi dan misi dalam memajukan sepak bola nasional ke depan.

Sebagai mitra kerja, apa yang akan dilakukan Komisi X DPR?

Komisi X segera melakukan rapat kerja (raker) dengan Ketua Umum PSSI Komjen Pol Moch. Iriawan. Dalam raker nanti banyak hal yang akan kami gali. Terutama soal program kerja serta terobosan apa saja yang dilakukan ke depan.

DPR akan berupaya mewakili harapan dan aspirasi masyarakat pencinta bola Indonesia. Kita sepakat bahwa prestasi sepak bola harus meningkat. Kita sangat jenuh melihat prestasi sepak bola tanah air yang tak kunjung membaik. PSSI harus menjawab kekecewaan publik. Rasa patah hati masyarakat pencinta bola harus segera terobati dengan prestasi.

Apa harapan DPR terhadap pengurus baru PSSI?

Apakah PSSI serius meningkatkan prestasi sepak bola bisa dilihat dari sejumlah indikator. Salah satunya tecermin dari komposisi pengurus PSSI periode 2019–2023. Bisa dinilai apakah Iwan Bule punya terobosan itu atau tidak.

Kita memiliki banyak anak muda yang memiliki perhatian besar pada sepak bola. Anak-anak muda itu ada di sejumlah klub profesional maupun suporter. Nah, tidak ada salahnya ketua umum PSSI menggandeng figur-figur kredibel tersebut. Bukan rezim PSSI yang itu-itu saja. Ini penting sebagai ikhtiar dalam memajukan sepak bola.

Apa yang harus dilakukan PSSI untuk membentuk skuad timnas berkualitas?

Prestasi timnas memang belum maksimal. Saya yakin harapan itu masih ada. Analoginya begini. Dari 265 juta jiwa penduduk kita, masak sih tidak ada sebelas anak muda yang bisa direkrut (untuk membentuk timnas yang tangguh, Red)? Saya yakin masih banyak anak kita yang memiliki talenta besar.

Potensi itu tersebar di pelosok-pelosok negeri ini. Termasuk di Papua, NTT, Maluku, dan daerah lainnya. Ini pekerjaan rumah PSSI untuk mencari dan menjaring sosok-sosok bertalenta itu. Saya setuju jika PSSI ke depan menyebar pelatih-pelatih hingga ke pelosok. Jika tidak bisa sampai ke desa-desa, minimal sampai tingkat kecamatan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c9/agm



Close Ads