alexametrics
Bincang Masa Depan PSSI

Domy Stupa: PSSI, Dengarlah Suara Suporter untuk Perbaikan Timnas

8 November 2019, 19:48:43 WIB

Sebagai suporter setia timnas Indonesia, Domy Stupa banyak berharap terhadap kepengurusan baru PSSI. Mulai seputar perbaikan timnas hingga keinginan agar PSSI mau lebih terbuka mendengar kritik dari suporter. Berikut obrolan wartawan Jawa Pos Farid Satya Maulana dengan sosok seniman yang populer sebagai pengiring chant suporter tersebut Rabu (6/11).

Apa harapan Anda dengan terbentuknya kepengurusan baru PSSI yang dipimpin Moch. Iriawan?

Sulit sih kalau berbicara harapan. Sudah pesimistis duluan melihat kepengurusan baru. Bahkan sudah malas berharap. Tapi, satu hal yang saya inginkan, PSSI harus terbuka. Coba lebih mendengarkan suara suporter. Kami ini semua cinta sepak bola Indonesia. Saya jadi bagian di dalamnya. Ke depan, cobalah mengayomi. Protes kami selama ini serta boikot-boikot yang terjadi itu karena kami sayang sepak bola Indonesia. Coba dengarkan kami, PSSI.

Apa prioritas yang harus dilakukan Moch. Iriawan untuk memperbaiki kualitas timnas?

Yang diperbaiki paling utama masalah jadwal saja. Jadwal pertandingan kompetisi harus selaras dengan timnas. Coba diperhitungkan dengan matang, dikelola secara profesional, pasti tidak ada yang namanya penundaan dan pergantian yang kemudian menyebabkan banyak masalah. Itu dulu. Saya yakin dengan perbaikan jadwal lebih dulu, gesekan-gesekan antarsuporter di media sosial terutama bisa sedikit hilang. Protes-protes saya yakin tidak ada lagi.

Di tengah bobroknya sepak bola Indonesia, suporter acap menjadi korban.

Tak jarang juga ada nyawa yang melayang. Bagaimana memperbaiki iklim kompetisi bola di tanah air?

Saya rasa kerusuhan suporter dan adanya korban melayang itu sulit untuk dihilangkan. Siapa pun ketua umum PSSI-nya. Rivalitas di sepak bola Indonesia sudah mendarah daging. Sekarang tergantung kedewasaan suporternya sendiri. Tapi, saya yakin di luar kedewasaan suporter, minimal ada perbaikan di beberapa sektor yang bisa sedikit meredamnya. Sebut saja sistem pertandingan yang profesional, wasit yang baik, kemudian tata pertandingannya bagus. Tambahan lagi, Pak Iwan (Iwan Bule, sapaan Moch. Iriawan) harus bisa memberikan satu terobosan baru di suporter. Coba sekali-sekali dikumpulkan kami semua, lalu diperbanyak silaturahmi antarsuporter. Juga coba amati kenapa banyak suporter yang rusuh akhir-akhir ini. Lalu, pengamatan itu dimasukkan dalam terobosan baru Pak Iwan.

Kepengurusan baru PSSI akan dipertaruhkan saat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021. Apa prediksi Anda terhadap prestasi timnas nanti?

Piala Dunia U-20 ini seharusnya jadi momentum untuk ketua baru PSSI. Sukses tidaknya kembali tergantung persiapan tahun depan. Mulai infrastruktur hingga fasilitas yang menunjang. Ini Indonesia sudah ditunjuk lho, jangan main-main. Jangan bikin malu. Harus buktikan bagaimana caranya agar bisa menampilkan citra yang baik di sini. Saya berharap, selain sukses jadi tuan rumah, timnas kita bisa berbicara banyak di Piala Dunia.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c19/agm



Close Ads