KPK Tahan Tamin Sukardi dan Panitera PN Medan

29/08/2018, 23:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, Tamin Sukardi dan Helpandi akan ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak Rabu (29/8). (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka Tamin Sukardi usai pemeriksaan hari ini, Rabu (29/8). Dia ditahan dalam kasus dugaan suap terhadap hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Tamin terlihat sudah mengenakan rompi warna oranye saat meninggalkan gedung KPK dan memasuki mobil tahanan. Dia memilih bungkam dan sesekali mengacungkan jempol saat ditanya perihal uang suap yang diberikannya kepada Merry Purba.

Tamin juga sesekali berusaha menutupi wajahnya guna menghindari bidikan awak media. Selain Tamin, KPK juga menahan panitera pengganti PN Medan, Helpandi.

Senada dengan Tamin, Helpandi memilih bungkam saat hendak memasuki mobil tahanan. "Kedua tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan cabang KPK di Pomdan Jaya Guntur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Sebagai informasi, dalam kasus suap ini, KPK telah menetapkan empat orang dari delapan orang yang diamankan di Medan, Sumatera Utara. Mereka antara lain, Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Medan Helpandi dan Hakim Adhoc Tipikor pada PN Medan Merry Purba.

Sementara sebagai pihak pemberi adalah swasta yang tengah berkasus di PN Tipikor Medan Tamin Sukardi dan orang kepercayaan Tamin yaitu Hadi Setiawan. Pemberian suap kepada Merry Purba diduga terkait dengan putusan perkara tindak pidana korupsi nomor perkara 33/pid.sus/TPK/2018/PN.Mdn dengan terdakwa Tamin Sukardi.

(ipp/JPC)

Alur Cerita Berita

Berita Terkait

Rekomendasi