alexametrics

KPK dan Drama Korea Vincenzo

Oleh: Agus Dwi Prasetyo, Jurnalis Jawa Pos
27 April 2021, 13:32:44 WIB

BAGAMAINA seseorang bisa menjadi jahat? Pengacara mafia Vincenzo Cassano punya jawabannya. Yaitu ketika seseorang sudah tidak tahu malu. Penggemar Netflix barangkali tidak asing dengan Vincenzo. Ya, tokoh yang diperankan Song Joong-ki dalam serial drama Korea berjudul Vincenzo itu menyita perhatian publik Indonesia belakangan ini.

Dalam serial itu, Song Joong-ki berduet dengan Jeon Yeo-been yang memerankan tokoh Hong Cha-young. Mereka bersama penghuni Plaza Geumga berjuang membongkar kejahatan besar yang dilakukan korporasi Babel Group dan kantor hukum Wusang.

Salah satu episode serial tersebut bercerita tentang jaksa Jung In-kuk. Awalnya, jaksa yang dikenal punya integritas tinggi itu berpihak pada Vincenzo dan Hong Cha-young. Jaksa itu seolah menjadi tumpuan terakhir Vincenzo dan Cha-young untuk memenjarakan CEO Babel Jang Han-seok (Ok Taec-yeon).

Singkat cerita, pada akhirnya integritas Jung In-kuk tidak bisa diharapkan. Dia berkhianat. Alih-alih menangkap Jang Han-seok dengan bukti konkret dari Vincenzo, Jung In-kuk justru ‘menjual’ integritasnya demi jabatan. Dia memilih bersekutu dengan Han-seok yang dikenal memiliki pengaruh politik yang kuat di kejaksaan, tempat Jung In-kuk mengabdi.

Vincenzo dan Cha-young tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Kepada Vincenzo, Jung In-kuk mengakui kesalahan fatalnya dan minta diampuni. Meski begitu marah, sebagai mantan pengacara mafia, Vincenzo tidak membunuh Jung In-kuk yang berkianat. Vincenzo cukup mengatakan bahwa Jung In-kuk tidak tahu malu.

Kekecewaan Vincenzo dan Cha-young barangkali mewakili pegiat antikorupsi dan masyarakat di Indonesia saat ini. Ibaratkan saja Jung In-kuk sebagai perwujudan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju yang ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah Kamis (22/4) malam.
Sebagai penyidik KPK, Robin ibarat tumpuan akhir pemberantasan korupsi. Namun, dia justru mengkhianati kepercayaan orang-orang yang bertumpu padanya. Dan pada akhirnya harapan masyarakat yang ingin koruptor tinggal di penjara pupus sudah.

Editor : Kuswandi

Reporter : Agus Dwi Prasetyo

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads