alexametrics

Spirit Bung Karno dan Disrupsi Profesi Guru

Oleh SUSANTO *)
13 Mei 2022, 19:48:29 WIB

Panggilan jiwa adalah keinginan yang tinggi dalam diri seseorang untuk memilih salah satu profesi yang disenanginya. Panggilan jiwa semata ditujukan kepada tuntutan hati nurani terhadap satu perbuatan yang dianggap baik. Panggilan jiwa merupakan faktor utama yang membuat seseorang menjadi profesional untuk mengabdi pada profesi yang dipilih.

Secara sosio-humanis, panggilan jiwa seorang guru dapat dilihat dari motivasi mereka menjadi guru, baik motivasi yang mendorongnya (because motive) maupun motivasi yang diharapkannya (in order motive). Dua motif subjektif itu akan sangat menentukan profesionalitasnya sebagai seorang guru yang berdedikasi tinggi bagi masa depan pendidikan.

Menurut Yazici (2016), kunci keberhasilan pendidikan terletak pada hadirnya guru yang idealis. Tanpa guru yang idealis, sebaik apa pun sistem pendidikan akan terhambat oleh proses di kelas belajar. Sebaliknya, munculnya ragam masalah anak di kelas-kelas belajar dalam banyak kasus juga merupakan dampak dari gagalnya guru dalam melaksanakan tugas, baik secara individu, institusi, maupun pola kemitraan antara guru dan orang tua.

Puluhan tahun lalu, tokoh pendidikan karakter Lickona (1992) telah berpesan bahwa untuk membangun pendidikan yang berkualitas, guru tak hanya dituntut memiliki kompetensi hard skill, namun lebih dari itu mesti memiliki kompetensi soft skill berupa keikhlasan, kasih sayang, dan idealisme untuk mendidik. Inilah yang membedakan profesi guru dengan profesi-profesi lainnya.

Dengan hadirnya guru yang demikian, dunia pendidikan akan semakin memerdekakan anak untuk belajar dan berkembang sesuai dengan bakat dan potensinya, dunia pendidikan pun semakin kompetitif dan mampu menjadi solusi beragam masalah kehidupan. Hal tersebut relevan dengan pandangan Lyndon B. Johnson, presiden Amerika Serikat periode 1963–1969, bahwa: ”all the problem can be solved with one word is education”. Semoga kita semua terinspirasi. (*)


*) Susanto, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), founder Sekolah Karakter Genius Islamic School Kota Depok

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads