alexametrics

Mencermati Harmonisasi Peraturan Perpajakan

BHIMA YUDISTIRA ADHINEGARA
11 Oktober 2021, 19:41:55 WIB

Terkait pajak karbon, ada beberapa hal yang perlu ditinjau ulang atau disempurnakan. Tarif Rp 30 per CO2e sebenarnya turun jauh dari yang sebelumnya diusulkan dalam RUU KUP, yakni Rp 75 per CO2e. Artinya, secara rata-rata tarif pajak karbon bahkan lebih rendah dari negara berkembang lain.

Pajak karbon idealnya juga memiliki road map. Jadi, sasaran 10 tahun pertama difokuskan ke industri atau sektor yang berdampak negatif ke lingkungan hidup. Misalnya, sektor pertambangan. Baru setelah itu ke perorangan. Itu pun dengan catatan tiap rumah tangga memiliki opsi untuk menggunakan listrik dari sumber energi baru terbarukan (EBT). (*)

*) BHIMA YUDISTIRA ADHINEGARA, Direktur dan Founder Center of Economic and Law Studies

**) Disarikan dari wawancara dengan wartawan Jawa Pos Agas Putra Hartanto

 

Editor : Ilham Safutra




Close Ads