alexametrics

Bertaruh Reputasi di Arena Balap MotoGP 2022

Oleh: Roswita Oktavianti *)
6 April 2022, 20:22:02 WIB

PERTAMINA Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit baru saja selesai. Kompetisi olahraga terbesar di Indonesia yang diselenggarakan pasca pandemi ini menyisakan kenangan bagi pembalap, kru, penonton, panitia, hingga masyarakat sekitar. Bagi pemerintah Indonesia, perhelatan balap motor ini menjadi pertaruhan reputasi, baik di dalam maupun luar negeri.

Makna “reputasi” sebetulnya lebih dari sekedar “persepsi publik atau masyarakat” tentang organisasi. Dalam konteks kegiatan ini, organisasi merujuk pada “negara Indonesia”, “Mandalika” dan “Pertamina”. Reputasi lebih bersifat umum, secara keseluruhan, dan impresi jangka panjang yang dimiliki orang-orang tentang organisasi (Smith, 2017).

Kata “reputasi” memang lekat dengan studi public relations (PR) dan strategi komunikasi. Reputasi merupakan penilaian publik terhadap seseorang atau sesuatu. Namun karena bersifat pasif, reputasi yang dihasilkan bisa saja baik (good) maupun buruk (poor). Maka, banyak organisasi melakukan “manajemen reputasi (reputation management)” (Oliver, 2010). Kegiatan ini awalnya cenderung dilakukan oleh korporasi swasta, walaupun saat ini semakin banyak instansi pemerintah dan organisasi non-pemerintah, yang menyadari pentingnya membangun dan mempertahankan reputasi.

Banyak cerita di balik pembangunan sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sejak awal tahun 2014, Mandalika diusulkan dan ditetapkan menjadi salah satu KEK Pariwisata. Kawasan ini sudah diprediksi memiliki potensi pariwisata yang besar, karena lokasi yang dekat dengan bandara, serta memiliki keindahan alam berupa bukit, pantai, dan laut di sekitarnya. Pemerintah pusat dan daerah saat itu melakukan perencanaan, mematangkan cetak biru, melakukan studi kelayakan ekonomi, menggalang investor, dan perlahan membangun infrastruktur jalan menuju bandara dan kawasan.

Pada tahun 2017, Presiden Joko Widodo meresmikan KEK Mandalika dengan pengelolaan di bawah PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau PT Indonesia Tourism Development Corporation. Mandalika masuk jajaran lima destinasi pariwisata super prioritas. Pemerintah menjanjikan sirkuit balap kelas dunia, ditambah dengan hotel dan resor berstandar internasional. Sayangnya, pada awal tahun 2020, proyek terhenti sementara akibat pandemi Covid-19. Ditambah isu pembebasan lahan dan hak asasi manusia yang masih menjadi pemberitaan empuk, khususnya media-media luar negeri.

Terlepas dari berbagai persoalan di belakangnya, sirkuit ini berhasil diresmikan pada November 2021, satu minggu sebelum ajang balap motor Asia Talent Cup dan World Superbike 2021, yang juga menyedot antusiasme penonton Indonesia. Lalu dilanjutkan dengan latihan pramusim pada 11-13 Februari 2022 oleh para pembalap MotoGP. Dalam salah satu unggahannya di media sosial, akun @motogp bahkan menyebut Sirkuit Internasional Mandalika yang terletak di Pulau Lombok, Indonesia, sebagai sirkuit terindah di dunia.

Editor : Kuswandi

Saksikan video menarik berikut ini: