alexametrics
Reuni 212

PKS: Jangan Ragukan Kedewasaan Umat dalam Berdemokrasi

30 November 2018, 22:50:41 WIB

JawaPos.com – Aksi Reuni 212 yang akan diselenggarakan pada Minggu 2 Desember nanti di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, mendapat dukungan dari Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. Pasalnya ini dianggap sebagai ajang untuk mengukuhkan Keindonesiaan.

“Semangat 212 itu positif sejak awal karena ia lahir sebagai reaksi atas tindakan yang menodai keindonesiaan yaitu penistaan agama. Saya lihat acara ini positif untuk mengukuhkan keindonesiaan,” kata Jazuli.

Karena semangat itulah, lanjut Jazuli, sejatinya peserta aksi-aksi yang lalu bukan saja umat Islam tapi juga non-muslim, bukan hanya orang Jakarta tapi datang dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Ini bukti kebinekaan dari aksi-aksi selama ini.

Karena itu, menurut Anggota Komisi I DPR ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari semangat umat ini. Justru gerakan 212 bisa menghasilkan senyawa dan energi positif bagi bangsa, karena nuansa ukhuwah (persaudaraan) yang sangat kental terasa pada gerakan ini.

“Bukan hanya ukhuwah sesama umat Islam tapi juga sesama warga bangsa. Jadi negara sudah semestinya mengapresiasi dan memberi ruang bagi tumbuhnya kesadaran ukhuwah ini karena semangatnya untuk menjaga bangsa ini, agar tetap sejalan dengan nilai-nilai dasar negara Pancasila dan konstitusi UUD 1945,” paparnya.

Anggota DPR Dapil Banten ini juga mengharapkan agar tidak ada yang meragukan kedewasaan umat dan rakyat dalam menggelar aksi seperti reuni 212. Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebih yang justru kontraproduktif di tengah suasana yang kondusif.

“Jangan Ragukan Kedewasaan Umat untuk Berdemokrasi. Terbukti aksi-aksi umat sejak era 411, 212 dan setelahnya yang melibatkan jutaan orang semua berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Bahkan kebersihan pun begitu terjaga,” imbuhnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (aim/JPC)

PKS: Jangan Ragukan Kedewasaan Umat dalam Berdemokrasi