alexametrics

Hasto: Olaharaga Menyatukan dan Sejukkan Tahun Politik

30 Agustus 2018, 12:28:42 WIB

JawaPos.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan, kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Jusuf Kalla, Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Syafruddin, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, dalam laga Pencak Silat Asian Games menjadi kejutan dan gambaran nyata bagaimana olahraga untuk nama baik bangsa telah menyatukan para pemimpin.

“Politik menjadi sejuk. Apapun yang namanya perjuangan membawa nama harum bangsa Indonesia tidak membedakan suku, agama, warna kulit, status sosial, maupun gender. Untuk keharuman bangsa semua pimpinan nasional bersatu, apapun partai dan calon presidennya. Olahraga mengajarkan sportivitas, kejujuran, unjuk prestasi, dan ketaatan pada aturan main,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (30/8).

Oleh sebab itu, dikatakan Hasto, inilah semangat olahraga yang seharusnya merasuk dalam politik. Politik pun harus mengejar prestasi melalui gagasan-gagasn terbaik untuk Indonesia raya.

“Mereka yang melakukan kecurangan, kampanye hitam, dan ujaran kebencian, termasuk hoax, sama saja dengan mematikan keadaban bangsa dan sudah selayaknya dihukum oleh ‘wasit politik’, yaitu rakyat Indonesia. Rakyatlah yang bertindak sebagai wasit dan hakim pemilu yang paling adil,” katanya.

‎Menurut Hasto, Pencak Silat sebagai olahraga yang otentik dan menampilkan watak ke Indonesiaan telah memerkuat kesadaran pentingnya mengangkat hal-hal yang menyentuh originalitas kebangsaan.

“Di sini makna kepribadian Indonesia mampu menembus keluar, membawa nama harum Indonesia. Politik olahraga itulah yang seharusnya menjadi cermin dalam jagad politik Indonesia yang seringkali diwarnai kepentingan sempit kekuasaan yang menghalalkan segala cara,” ungkapnya.

Sekretaris Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin juga mengaku bahwa tim kampanye Jokowi akan meneladani nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga tersebut.

Kata dia, Pileg dan Pilpres seharusnya juga berkonsentrasi pada nama harum Indonesia. Marilah bersatu dalam Pancasila, dan berkomitmen menolak berbagai sekat pemecah belah.

“Sekiranya kita bersatu dan terus kedepankan prestasi, maka bangsa Indonesia bisa bergerak cepat menuju kemajuan di segala bidang kehidupan. Setiap energi negatif berupa hoax, akan memperlambat kemajuan. Jokowi-Kya Ma’ruf Amin lebih memilih cara-cara yang membawa kemajuan tersebut,” pungkasnya.‎

Editor : Kuswandi

Reporter : (gwn/JPC)

Hasto: Olaharaga Menyatukan dan Sejukkan Tahun Politik