JawaPos Radar

Gagal Maju Di Pilpres, Ini Pesan Gatot Nurmantyo Kepada Relawannya

30/08/2018, 12:46 WIB | Editor: Kuswandi
Gatot Nurmantyo
Status twitter akun resmi Gatot Nurmantyo (Twitter Gatot Nurmantyo)
Share this image

JawaPos.com - Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo telah dipastikan gagal maju dalam kontestasi Pilpres 2019. Namanya tersingkir setelah di hari terakhir pendaftaran hanya ada dua pasangan calon yang mendaftar, yakni Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Lantas bagaimana nasib para relawan yang telah berjuang mencalonkan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu?.

Melalui akun twitter resminya @Nurmantyo_Gatot, ia menulis secercah pesan bagi relawan pendukungnya. Dia mengaku sangat menghargai perjuangan para relawan selama ini.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1982 itu pun tak lupa menyampaikan permohonan maafnya karena gagal maju dalam Pilpres 2019. Ia memahami betul kekecewaan yang dirasakan oleh relawannya.

Buntut dari gagal majunya dalam Pilpres, Gatot pun menyerahkan sepenuhnya hak politik para relawannya kepada pribadi masing-masing. Ia tidak akan mengarahkan mereka untuk mendukung salah satu pasangan calon.

"Saya ucapkan terima kasih dan saya mohon maaf, bahwa saya tidak bisa memenuhi keinginan relawan-relawan saya, karena saya tidak maju dalam pilpres sekarang ini. Untuk itu kepada relawan-relawan yang intinya adalah untuk mengusung saya, maka pada posisi ini saya serahkan kapada relawan mereka mau kemana," tulis Gatot.

Lebih jauh Gatot pun enggan menjelek-jelekkan salah satu pasangan calon, baik itu Jokowi atau Prabowo. Menurutnya setiap orang memiliki sisi gelapnya, namun hal itu tidak layak diungkap ke publik. Kedua dianggap memiliki hak sama di mata konstitusi untuk dipilih rakyat.

"Baik Pak Jokowi maupun Pak Prabowo. Saya tidak akan menyampaikan kekurangannya. Karena menurut keyakinan saya, Al-Quran surat Al-Hujuraat ayat 12. Dilarang menggunjing & ghibah. Karena itu seperti memakan bangkai umat muslim sendiri. Jadi seorang muslim dilarang membuka aib sesama muslim lainnya," jelasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up