alexametrics

Kantornya Dilempar Molotov, PDIP: Ada Pengecut Main Kucing-kucingan

30 Juli 2020, 11:05:17 WIB

JawaPos.com – Dua Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bogor, Jawa Barat dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Hal itu pun langsung memicu kemarahan para elite parpol banteng moncong putih itu.

Politikus senior PDIP‎ Hendrawan Supratikno menyebut para pelaku pelemparan bom molotov itu sebagai pengecut yang sengaja ingin melakukan adu domba.

“Ada pengecut yang suka main kucing-kucingan dengan harapan bisa mengadu domba parpol dengan ormas kelompok masyarakat demi kepentingan si pelaku,” ujar Hendrawan kepada JawaPos.com, Kamis (30/7).

Hendrawan juga mengaku yakin, dalam waktu dekat ini polisi akan mengusut tuntas kasus pelemparan bom molotov tersebut. Sehingga bisa menemukan pelakunya.

“Siapa pun yang menggangu ketertiban umum apalagi sudah berani main dengan bom pasti diusut dan dikejar,” katanya.

Diketahui, kantor Perwakilan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan, di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal, Selasa (28/7) pukul 02.30 WIB. Atas insiden ini, Polda Jabar tengah menyelidiki identitas pelaku pelemparan tersebut.

“Belum diketahui (pelakunya), kita masih selidiki,” kata Kabidhumas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Saptono Erlangga Erlangga, di Polda Jawa Barat, Bandung, Selasa (28/7), dikutip dari ANTARA.

Selain itu, pihaknya juga masih menyelidiki jumlah pelaku pelemparan bom molotov itu. Sebab, Sejauh ini, laporan yang ia himpun, pelemparan bom terjadi sebanyak tiga kali.

“Ada tiga kali pelemparan, yang pertama mengenai kaca rumah, kemudian di garasi, kemudian lagi di dinding rumah yang bersangkutan,” kata dia.

Ihwal adanya kejadian ini, menurut Erlangga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Selasa dini hari. Namun peristiwa itu baru diketahui pada pukul 06.00 WIB oleh penghuni kantor sekaligus rumah itu, yakni Wakil Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Rosenfield Panjaitan.

Dari tempat kejadian, Erlangga mengatakan, polisi menemukan pecahan botol kaca yang diduga sebagai bom molotov itu. Kemudian sejumlah dinding dan kaca di rumah tersebut nampak hangus akibat bom molotov itu.

“Kita masih mendalami, dari Polres Bogor juga masih mengecek, tentunya kita melakukan juga pemeriksaan kepada pemilik rumah,” kata dia.

Menurut dia, di rumah itu terdapat kamera CCTV yang telah diperiksa polisi dan dia memastikan tidak ada korban atas pelemparan bom molotov itu.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads