alexametrics

Peringatkan Max Sopacua, Benny Minta Jangan Seret-seret SBY dan Ibas

30 Maret 2021, 19:09:52 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat kubu AHY, Benny K. Harman memperingatkan kepada Max Sopacua dan kawan-kawannya untuk tidak terus menerus mengutak-atik kasus Hambalang. Karena menurutnya, hal itu sudah tidak relevan.

“Jelas itu fitnah, itu agenda untuk merusak partai, untuk merusak nama baik Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono-Red). Saya tahu persis itu. Saya hanya mau ingatkan teman-teman berhentilah mendiskreditkan SBY dalam kasus Hambalang, berhenti mendiskreditkan Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono-Red) di kasus Hambalang, karena saya tau persis,” ujar Benny kepada wartawan, Selasa (30/3).

Benny juga mengingatkan, semasa menjadi Ketua Komisi III DPR RI, dirinya tahu betul sepak terjang mantan koleganya di Fraksi partai Demokrat, Max Sopacua, Jhoni Allen dan Marzuki Alie.

“Saya selama ini diam. Tapi pada saat kasus itu meledak, saya adalah Ketua Komisi III, saya tahu persis, saya tahu siapa siapa terlibat, saya tahu ada orang yang nama-namanya disebutkan saja untuk membela diri. Tapi saya ingatkan Max Sopacua berhentilah mendiskreditkan Pak SBY dan Mas Ibas dalam kasus Hambalang,” tegasnya.

Terkait kasus Hambalang tersebut, Benny menegaskan, bahwa faktanya tidak ada sedikitpun keterlibatan Ibas di dalamnya. Sehingga dia mengeluhkan kenapa Ibas dibawa-bawa Max dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Bom di Katedral Makassar, JK: Kita Tidak Toleransi Segala Bentuk Teror

Baca Juga: Marzuki Alie Laporkan AHY ke Bareskrim

“Saya pernah panggil Mas Ibas untuk menanyakan itu, dan setelah kita melakukan klarifikasi. Faktanya sama sekali tidak ada hubungannya Mas Ibas dan kasus Hambalang. Itu kan mau main drama politik saja,” tuturnya.

Diektahui, secara hukum, kasus Hambalang sudah selesai. Sejumlah mantan kader sudah menjalani hukuman. Nama-nama yang terlibat dalam KLB ilegal seperti Jhoni Allen Marbun, dan Max Sopacua termasuk pernah diperiksa KPK dalam kasus ini, sementara Nazaruddin, yang diduga kuat mendanai penyelenggaraan KLB ilegal, baru saja menyelesaikan masa hukumannya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Max Sopacua mengisyaratkan adanya dugaan keterlibatan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang.

“Pak Anas Urbaningrum dapat berapa, Ibas dapat berapa dan lain-lain dapat berapa itu panjang nantinya,” ujar Max.

Diketahui, terdapat proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang. Proyek tersebut dibangun 2010. Ada tiga politikus Partai Demokrat yang terlibat dalam pusara kasus korupsi ini, yakni Angelina Sondakh mantan Anggota DPR, M Nazaruddin mantan Bendahara Partai Demokrat, dan Anas Urbaningrum mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Proyek Hambalang bernilai Rp 2.5 triliun dan kasus ini telah merugikan negara senilai Rp 706 miliar.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads