JawaPos Radar

Usai Merasakan Momen Haru di Padepokan Silat, Jokowi Posting ini di IG

29/08/2018, 23:55 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jokowi Berpelukan dengan Prabowo
"Kami bertiga -- Hanifan, saya dan Pak Prabowo -- pun berpelukan dalam selubung merah putih," tulis Jokowi dalam postingan Instagram miliknya. (Instagram Jokowi)
Share this

JawaPos.com - Rasa haru, bangga dan bahagia yang dialami Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai menyaksikan aksi perjuangan pesilat Indonesia di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta, ditumpahkan ke media sosial.

Jokowi dalam postingannya di Instagram (IG) mengaku, ikut dan merasakan kebahagiaan seorang pendekar bernama Hanifan Yudani Kusumah, yang mempersembahkan medali emas dari kelas C (55-60 kg).

"Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, sore tadi. Begitu dinyatakan sebagai peraih medali emas kelas C setelah menundukkan Nguyen Thai Linh asal Vietnam, pesilat putra Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya dengan berlari keliling arena lalu naik ke tribun penonton tempat saya duduk bersama Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," tulis Jokowi di Instagram pada akun jokowi.

Pada momen itu, Hanifan menyalami Ketua Umum PDIP Megawati, Wapres Jusuf Kalla, dan Presiden Jokowi kemudian Prabowo. Hanifan sempat lama berada dalam pelukan Prabowo.

Setelah itu, tiba-tiba Hanifan membawa Jokowi dan Prabowo mendekat. Hanifan lalu merangkul Jokowi dan Prabowo dalam pelukannya, diselimuti bendera Merah Putih. 

"Kami bertiga -- Hanifan, saya dan Pak Prabowo -- pun berpelukan dalam selubung merah putih," sambung Jokowi.

"Selamat untuk Hanifan, seluruh atlet pencak silat Indonesia, pelatih dan jajaran pengurus, yang mempersembahkan 14 medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Dengan perolehan medali 30 emas, 22 perak, dan 35 perunggu sampai hari ini, Indonesia berada di posisi keempat -- sebuah pencapaian baru yang menjadi sejarah bagi dunia olahraga negeri ini," pungkas Jokowi.

Diketahui, Timnas pencak silat menyumbang 14 emas, ditambah satu perunggu. Emas dari Hanifan merupakan yang ke-13. Keping emas terakhir diraih Wewey Wita dari kelas tarung 50-55 kg putri. Pada nomor final, Wewey menang atas pesilat Vietnam Them Thi Tran.

Emas dari Wewey adalah yang ke-14 untuk timnas pencak silat Indonesia, dan terakhir di cabor pencak silat Asian Games 2018. 

Pencak silat baru pertama kali ini dipertandingkan di Asian Games. Dari 16 nomor yang dipertandingkan, hanya dua yang lepas ke negeri orang. Kelas yang dimaksud adalah 70-75 kg putra dan 90-95 kg putra, keduanya diambil Vietnam. Selebihnya disapu bersih kontingen Merah Putih.

Sejumlah kontroversi muncul terkait keputusan hasil pertandingan. Namun, semua masih batas wajar mengingat pencak silat tak seperti atletik yang hasilnya sangat terukur.

Di klasemen sementara Asian Games, 14 emas dari pencak silat itu membuat Indonesia mengoleksi 30 emas, 22 perak dan 36 perunggu.

(jpg/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up