JawaPos Radar

Ngomong 2019 Ganti Presiden di Kampus, Sekjen PPP Kritik Pedas Zulhas

29/08/2018, 19:55 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Arsul Sani
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengkritik Ketua MPR Zulkifli Hasan (zaulhas) ‎yang menyerukan 2019 ganti presiden saat acara sosialisasi empat pilar. (jpnn/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengkritik Ketua MPR Zulkifli Hasan (zaulhas) ‎yang menyerukan 2019 ganti presiden. Itu terjadi dalam agenda sosialisasi empat pilar kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Arsul meminta Zulkifli Hasan agar bisa memposisikan kapan bertindak sebagai Ketua MPR dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

"Karena kalau dia melakukan itu sekarang siapapun pengurus parpol ya berarti dia (Zulkifli Hasan) bisa dianggap mencuri strat," ujar Arsul di Rumah Cemara, Jakarta, Rabu (29/8).

Arsul melajutkan, jika dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan, sebaiknya Zulkifli Hasan bertindaklah sebagai Ketua MPR. Jika sedang berkampanye menyerukan 2019 ganti Presiden Indonesia, berarti sedang benar-benar menjadi Ketum PAN.

"Yang paling bagus adalah dengan tidak menciptakan kontroversi," katanya.

Diketahui sebelumnya, Zulkifli Hasan datang dalam pengenalan kampus atau ospek Universitas Muhammadiyah di Tangerang.

Kala itu Zulkifli Hasan mempertanyakan kepada ribuan mahasiswa apakah Presiden Indonesia perlu diganti pada Pilpres 2019 mendatang atau tidak. Seketika itu juga mahasiswa kompak menjawab untuk mengganti presiden.

Zulkifli juga menanyakan kepada para mahasiswa apakah saat ini kebutuhan bahan pokok naik atau tidak di era kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi). Mahasiswa pun kompak menjawab naik.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up