alexametrics

Peringati May Day, Sandi Dipastikan Tak Satu Panggung dengan Prabowo

29 April 2019, 16:27:12 WIB

JawaPos.com – Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dipastikan tidak akan satu panggung dalam peringatan acara hari buruh atau May Day di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara (1/5) mendatang. Pasalnya, mantan wakil gubernur itu dipastikan tidak akan menghadiri acara yang diprediksi dihadiri 75 ribu buruh tersebut.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sandiaga ketika dikonfirmasi oleh awak media dalam kunjungan memantau C-1 relawan di Jakarta, Senin (19/4). Alumnus George University itu menyampaikan bahwa dirinya telah memiliki kegiatan lain, yakni memantau perhitungan suara yang dilakukan relawan di beberapa provinsi pada hari tersebut.

“Saya rencananya ada kunjungan ke luar kota bertemu dengan para relawan dan mengecek perhitungan suara di masing-masing provinsi. Ada beberapa provinsi yang ngundang untuk menyemangati para relawan. Jadi tanggal 1 sampai awal puasa saya gak ada di Jakarta,” kata pengusaha yang akrab disapa Sandi itu di Jakarta, Senin (29/4).

Kendati demikian, Sandi meyakini bahwa acara May Day yang dilakukan oleh buruh akan berjalan dengan lancar dan damai. Harapan Sandi, tuntutan para buruh mengenai upah sampai dengan sistem kerja outsourcing dapat terpenuhi.

“Bagaimana sistem outsourcing yang membebani masyarakat ini bisa direvisi sesuai perkembangan revolusi industri digital 4.0. Ini lebih fleksibel dalam mengelola hubungan industrial kita para pekerja dan para pemilik usaha,” tandasnya.

Berbeda dengan Sandi, Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra itu dipastikan akan menghadiri acara tersebut. Mantan Danjen Kopassus itu memang diketahui setiap tahun selalu berorasi dalam acara May Day di hadapan ribuan buruh.

“Rencananya begitu (hadir acara May Day), nanti kita akan cek. Setahu saya, Pak Prabowo selalu menghadiri hampir setiap tahun walaupun tidak setiap waktu,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ketika di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/4).

Fadli juga menyatakan, Prabowo sosok pemimpin yang sangat peduli dan berpihak terhadap isu memperbaiki nasib buruh di Indonesia. Karenanya, ia tidak pernah absen untuk ikut menyuarakan aspirasi buruh dalam acara tersebut.

“Bahkan May Day tahun lalu, buruh lah yang menyatakan dukungan kepada Pak Prabowo,” terangnya.

Saat disinggung ketidakhadiran Sandi pada acara tersebut, Fadli enggan berpolemik lebih lanjut. Dia menegaskan, Sandi di hari yang sama memang tengah ditugaskan untuk ikut mengawal suara Prabowo-Sandi di pilpres 2019.

“Beliau diminta untuk mengawal suara. Karena cukup banyak laporan-laporam kecurangan di bawah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan bahwa peringatan acara hari buruh atau May Day akan dihadiri oleh kurang lebih 75 ribu buruh yang berasal dari Jabodetabek. Semula acara tersebut bakal digelar di Istora Senayan, akan tetapi mengalami pergeseran lokasi di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara

Said Iqbal juga sebelumnya telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, menyatakan rencana KSPI menggelar peringatan Hari Buruh. Menurut Iqbal, Jokowi menyetujui acara tersebut. Namun, peringatan harus dilakukan secara tertib dan damai.

“Kita sampaikan juga, kami, saya, KSPI menyampaikan kami akan May day. Pak Jokowi iya boleh silakan, itu konstitusional cuma jaga ketertiban dan damai. Inti pesannya damai,” terangnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Igman Ibrahim