alexametrics

MA Kabulkan Kasasi Muchdi Pr, Tommy Soeharto Dinyatakan Kalah

29 Maret 2022, 19:37:50 WIB

JawaPos.com – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan oleh Muchdi Purwoopranjono alias Muchdi Pr dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly terkait dengan kepengurusan Partai Beringin Karya atau Berkarya.

Dengan demikian adanya putusan MA ini mengalahkan dua putusan sebelumnya, yakni di PTTUN dan PTUN yang dimenangkan oleh Partai Berkarya kubu Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

“Kabul kasasi, Batal Judex Facti (PTUN Jakarta dan PT TUN Jakarta), adili sendiri: gugatan tidak diterima,” petikan putusan MAdikutip dari situs kepaniteraan MA Selasa (29/3).

Putusan itu dijatuhkan pada Selasa, 22 Maret 2022. Perkara ini diadili oleh ketua majelis Irfan Fachruddin dengan hakim anggota masing-masing Yosran dan Is Sudaryono.

Sementara, konflik di tubuh Partai Berkarya terjadi sejak Juli 2020. Sejumlah pengurus Partai Berkarya menggelar Munaslub untu melengserkan Tommy Soeharto dari posisi ketua umum, dan Priyo Budi Santoso selaku sekretaris jenderal.

Kala itu, keputusan Munaslub tersebut menetapkan Muchdi Pr sebagai ketua umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai sekretaris jenderal Partai Berkarya.

Setelah itu, Muchdi Pr pun mendaftarkan Sukat Keputusan (SK) terkait kepengurusan baru Partai Berkarya, yang tidak lagi dijabat oleh Tommy Soeharto selaku ketua umum. Kemudian permohonan tersebut disetujui oleh Menkumham Yasonna H Loly dengan penerbitan SK terkait perubahan struktur kepengurusan pimpinan pusat Partai Berkarya periode 2020-2025.

Kala itu, Yasonna Laoly membuat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-16.AH.11.0l Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Beringin Karya (Berkarya) tertanggal 30 Juli 2020 dan Keputusan Menkumham Nomor M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya Periode 2020-2025 tertanggal 30 Juli 2020.

Dalam SK yang disahkan oleh Kemenkumham tersebut nama Muchdi Pr tercatat sebagai ketua umum dan Badaruddin Andi Picunang selaku sekretaris jenderal. Sementara posisi Tommy Soeharto sebagai ketua dewan pembina.

Merasa tidak terima adanya penerbitkan SK kepengurusan baru Partai Berkarya tersebut, pada Februari 2021 akhirnya kubu Tommy Soeharto mengajukan gugatan ke PTUN Jakarta.

Kala itu majelis hakim memutuskan mengabulkan gugatan ‘Putra Cendana’ tersebut terhadap tergugat Menkumham Yasonna H Laoly terkait SK kepengurusan.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads