JawaPos Radar

Mardani Sebut Polisi Belum Terbiasa Hadapi Massa #2019gantipresiden

28/08/2018, 15:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Mardani Sebut Polisi Belum Terbiasa Hadapi Massa #2019gantipresiden
Deklarasi #2019gantipresiden di Kalimantan Barat (Andi Ridwansyah/Rakyat Kalbar/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Inisiator gerakan 2019 Ganti Presiden Mardani Ali Sera keberatan tuduhan terhadap aksinya disebut bagian dari makar. Menurutnya itu bagian dari gerakan bagian suara rakyat memeriahkan Pilpres 2019.

"Enggak atuh (makar), wong jelas (pergantiannya) 17 April 2019 nanti, ada deklarasinya, ada bukunya. Kalau makar mah diam-diam gitu loh. Ngaco aja," kata Mardani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/8).

Di samping itu, politikus PKS tersebut tak setuju dengan anggapan gerakan 2019 Ganti Presiden dapat berpotensi membuat kericuhan. Buktinya, beberapa kali menghadiri kegiatan itu tak pernah sama sekali terjadi kericuhan.

Mardani Sebut Polisi Belum Terbiasa Hadapi Massa #2019gantipresiden
Mardani Ali Sera (Hendra Eka/Jawa Pos)

"Saya pernah ke Serang deklarasi. Awalnya di satu tempat di kota sampai empat kali pindah, ujung akhirnya di samping makam. Berjalan dengan baik, tidak ada namanya kerusuhan," ungkapnya.

"Minggu lalu saya ke Kalbar, Pontianak. Awal ya di Kota Pontianak, pindah-pindah dan akhirnya di Desa Punggur, Kabupaten Kubu Raya. Berjalan dengan baik," sambungnya.

Menurutnya, kepolisian belum terbiasa menghadapi massa yang berjumlah ribuan. Sebab simpatisan yang mengikuti aksi deklarasi #2019gantipresiden pun tak datang untuk berunjuk rasa, melainkan untuk mengutarakan pendapat.

"Kalau ada salah tinggal catat, laporkan, dan nanti proses di pengadilan. Sederhana. Ini kalau tidak ada fast interest semua sederhana," pungkasnya.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up