JawaPos Radar

Hasto Sindir Pemimpin Lahir Atas Kehendak Rakyat, Bukan Bapaknya

28/07/2018, 22:32 WIB | Editor: Kuswandi
Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai bisa seperti sekarang ini karena muncul dari bawah. Jokowi menurutnya pemimpin yang muncul atas kehendak masyarakat. Hal itu yang sering diungkapkan oleh ketua umumnya Megawati Soekarnoputri.

Bahkan Hasto mengungkapkan, saat Jokowi dipilih menjadi capres di 2014 silam. Hasto mengaku si ketua umumnya Megawati ‎memperhitungkan proses yang panjang. Kriteria utamanya adalah mencari pemimpin untuk rakyat.

"Saya menjadi saksi ketika Bu Megawati ambil keputusan memilih Pak Jokowi menjadi capres. Bu Mega mencari pemimpin untuk rakyat," ujar Hasto saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (28/7).

Bahkan saat 2014 silam Megawati sering mengajak Jokowi ke Istana Batu Tulis di Bogor, Jawa Barat. Kata Hasto ‎tempat itu adalah Presiden pertama Soekarno mendapat pengasingan dari penjajahan.

"Jadi Ibu berdiskusi dengan Pak Jokowi, karena yang ibu cari pemimpin yang muncul dari bawah," katanya.

Oleh sebab itu, Hasto menyindir salah satu tokoh partai politik yang ‎dengan berbagai cara menginginkan anaknya menjadi pemimpin di masa depan.

Kata Hasto, menjadi seorang pemimpin harus dari bawah, berdasarkan keinginan rakyat. Bukan keinginan satu orang ataupun kelompok.

"Enggak ada pemimpin itu karena keinginan bapaknya. Enggak ada pemimpin yang lahir karena digandeng ke sana ke mari sama bapaknya," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up