alexametrics

HNW Ajak Pelajar Milenial Teladani ‘Jas Merah’

28 Februari 2019, 23:04:42 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan, Pancasila adalah ideologi yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Sebagai ideologi yang hidup. Karena kehadirannya benar-benar dicintai masyarakat.

“Karena itu masyarakat mau berkorban untuk memiliki ideologi yang sangat kuat untuk Indonesia. Tentunya dengan rasa cinta, pasti kita akan membela apa yang kita cintai,” kata Hidayat Nur Wahid dalam Sosialisasi Kegiatan Bela Negara Lingkup Pemukiman di DKI Jakarta, di Hotel Park Regis Arion Kemang, Jakarta, Kamis petang (28/2).

Kegiatan yang diikuti peserta pelajar sekolah menengah atas di DKI Jakarta itu dihadiri Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Tandyo Budi Revita.

Menurut HNW, sejak awal Pancasila adalah ideologi yang membuat kita semakin mencintai Indonesia. Untuk itu dia menekankan pentingnya mengenal Indonesia.

“Dengan mengerti tentang keseluruhan Indonesia baik geografi, demografi, sejarah, dan potensinya maka kita akan cinta pada Indonesia,” ucapnya.

Hidayat juga mengungkapkan, sejarah lahirnya bela negara yaitu melalui Keppres No. 28 Tahun 2006 tentang Hari Bela Negara pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keppres ini untuk mengingatkan bagaimana para pendiri bangsa cinta pada Indonesia dan melakukan segala upaya membela Indonesia pada waktu lalu.

“Para pendiri bangsa memberi contoh dan teladan bagaimana membela Indonesia tanpa memandang kepentingan kelompok, golongan, perbedaan latar belakang politik, suku, agama,” jelasnya.

Contohnya seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Abdurrahman Baswedan, Sjafruddin Prawiranegara, mereka sangat memahami Indonesia sehingga berada di garda terdepan membela negeri ini.

Namun, HNW juga menyayangkan seringkali generasi milenial zaman now sudah lupa dengan sejarah Indonesia. Padahal sejarah itu bisa menjadi rujukan bagi generasi milenial untuk mengetahui asal muasal bela negara itu.

“Kalau kita tidak mempunyai pemahaman yang kokoh dan kuat tentang ideologi negara, sejarah negara, kemudian kewajiban terhadap negara, maka bisa memunculkan kebimbangan. Sangat penting untuk mengingat apa yang dikatakan Bung Karno, yaitu Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” paparnya.

Hidayat pun meminta para pelajar untuk mulai mengenali Indonesia. Karena, kalau tidak kenal maka tak sayang. Karena itu, kenalilah Indonesia secara kokoh dan kuat. Termasuk potensi ekonomi, geografis, alam, Indonesia sangat luar biasa. Sehingga banyak yang tidak suka kalau Indonesia menjadi kuat.

“Kita diadu domba antar pihak, kelompok, golongan, suku, agama. Indonesia menjadi pasar narkoba. Ini untuk membuat Indonesia lemah agar bisa dijajah kembali. Keadaan ini seharusnya bisa membangkitkan Indonesia menjadi negara yang berdaulat. Dengan potensi Indonesia yang luar biasa itu maka sudah selayaknya Indonesia dibela,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Copy Editor :

HNW Ajak Pelajar Milenial Teladani 'Jas Merah'