alexametrics

Ronny Jadi Tumbal Kasus Harun, Pengamat: Itu Bagian dari Politik

28 Januari 2020, 20:01:19 WIB

JawaPos.com – Ronny F Sompie dicopot dari Jabatannya sebagai Dirjen Imigrasi oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. Hal ini diduga karena kasus Harun Masiku politikus PDIP yang saat ini menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Proses hukum itu pun dianggap tidak bisa lepas dari drama politik karena melibatkan partai penguasa. Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin bahkan menilai Ronny F Sompie adalah tumbal dari kasus yang menjerat Harun Masiki.

“Iya sepertinya seperti itu (Ronny F Sompie menjadi tumbal Harun Masiku),” ujar Ujang saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (28/1).

Ujang menduga, pencopotan Ronny F Sompie karena telah membuat malu Yasonna H Laoly. Ini terjadi saat adanya perbedaan stetmen antara Ronny Sompie dengan Yasonna Laoly mengenai keberadaan Harun Masiku.

“Jadi anak buah mempermalukan bosnya. Meskipun sesungguhnya menurut hemat saya Ronnie Sompie tidak salah,” katanya.

Namun demikian, Ujang tidak kaget adanya pencopotan Ronny F Sompie dari jabatannya tersebut. Hal itu karena dalam politik sudah biasa ada orang yang dijadikan tumbal.

“Ronny Sompie telah mengungkapkan kebenaran tapi dunia politik kita begitu. Yang benar kadang-kadang menjadi tumbal untuk melindungi kekuasaan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Yasonna resmi mencopot Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Sompie. Pencopotan itu dianggap sebagai bagian dari masalah buronnya politikus PDIP Harun Masiku.

“Dirjen Imigrasi-nya (Ronny Sompie) difungsionalkan, sistem tidak berjalan dengan baik, mereka harus bertanggungjawab soal ini (kaburnya Harun Masiku, red),” kata Yasonna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/1).

Selain Ronny, Yasonna pun turut mencopot Direktur Sisdik Keimigrasian. Pencopotan ini, kata Yasonna, dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi.

Yasonna menuturkan, Ronny dialihkan ke jabatan fungsional dalam rangka pembentukan tim gabungan pencarian Harun Masiku. Sebagai gantinya, Yasonna menunjuk Irjen Kemenkumham sebagai Pelaksana Harian (Plh) untuk menggantikan posisi Ronny.

Tim independen yang dibentuk Kemenkumhan terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri, dan Ombudsman. Mereka akan bekerja melacak mengapa terjadinya penundaan atau delay sistem terkait kepulangan Harun ke Indonesia pada Selasa (7/1) lalu.‎

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads