JawaPos Radar

Kasus Munir, Anak Buah Prabowo Minta Jangan Tuduh Hendropriyono

27/10/2016, 15:48 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kasus Munir, Anak Buah Prabowo Minta Jangan Tuduh Hendropriyono
Arief Poyuono (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta, semua pihak tidak berspekulasi soal aktor di balik kematian aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib. Khususnya, tuduhan kepada mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono.

"Tak elok kalau akibat hilangnya dokumen tersebut lalu banyak pendapat yang mengatakan bahwa Hendropriyono sebagai salah satu pelaku pembunuhan Munir," ujarnya dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Kamis (27/10).

Menurut dia, saat ini sudah ada putusan hukum terkait pelaku pembunuhan Munir seperti Policarpus. Sedangkan mantan pejabat BIN Muhdi PR dinyatakan tidak terlibat dan tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Munir.

Untuk itu, Arief berharap tidak ada pihak yang berkomentar dengan menuduh Hendropriyono tanpa bukti yang jelas. Sebab, hal tersebut dapat merusak nama baik seseorang.

"Kasian, jangan seorang yang tidak terlibat sudah diopinikan sebagai orang terlibat," tegas dia.

Anak buah Prabowo Subianto itu juga menambahkan agar SBY tidak seakan-akan menyalahkan Megawati Soekarnoputri.

Dalam konferensi pers yang digelar beberapa waktu lalu, Arief menilai bahwa pernyataan SBY agak tendensius mengarah ke Megawati sebagai orang yang dianggap bertanggung jawab atas terbunuhnya Munir.

"Justru kematian Munir itu terjadi saat Pilpres menuju putaran ke dua yang jelas-jelas merugikan Megawati saat itu," tegas dia.

Karena itu, Arief berharap agar proses hukum berjalan terhadap kasus kematian Munir. Agar, kejahatan demokrasi dan kemanusiaan itu menjadi terang benderang. (dna/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up