Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Agustus 2018 | 07.25 WIB

Lantik DPW Gebu Minang Riau, OSO: Ingat, Jangan Mau Dipecah Belah

Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta Odang (OSO) saat memberikan kenang-kenangan kepada Ketua DPW Gebu Minang Riau Arsadianto Rachman, Minggu (26/8) - Image

Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta Odang (OSO) saat memberikan kenang-kenangan kepada Ketua DPW Gebu Minang Riau Arsadianto Rachman, Minggu (26/8)

JawaPos.com - Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta Odang (OSO) bertekad akan menjadikan organisasi masyarakat yang dipimpinnya sebagai lembaga nonpemerintah yang konsisten bergerak di bidang ekonomi dan budaya agar bisa berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia.


"Saat ini anggota Gebu Minang sudah mencapai angkat 15 juta orang. Saya yakin Gebu Minang akan terus besar dan sangat besar dan berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia," katanya saat mengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gebu Minang Riau di Hotel Grand Central, Pekanbaru, Minggu (26/8) malam.


Dalam pidato sambutannya OSO juga terus memotivasi anggota Gebu Minang untuk terus berkiprah dalam berbagai bidang. Tentunya tetap dengan mengedepankan sikap gotong-royong dan kekeluargaan.


"Langsung maupun tak langsung ini merupakan sumbangsih bagi masyarakat dan bangsa. Dengan jumlah anggota yang terus meningkat, peran dan sumbangsih itu diyakini akan meningkat signifikan," paparnya.


Lebih lanjut, OSO yang merupakan Wakil Ketua MPR itu juga mengajak anggota Gebu Minang untuk terus bekerja keras dan tidak mudah menyerah. Begitu juga tidak mudah terprovokasi isu-isu yang meresahkan, apalagi fitnah-fitnah yang bisa memecah belah persaudaraan yang sudah terjalin erat.


"Kita di Gebu Minang, harus tetap solid dan fokus bekerja keras. Jangan mau diprovokasi dan ingat jangan dipecah belah," tegasnya.


Diketahui, dalam acara pelantikan tersebut juga menampilkan sejumlah kesenian Minang. Dari mulai tabuik, tari-tarian, hingga nyanyian berjudul "Minangkabau" dan "Perahu Lancang Kuning".


OSO mengaku terharu dan seolah mau menangis kalau mendengar alunan lagu tersebut. Hal itu menyiratkan wujud ikatan batin dengan kampung halamannya di Sulit Air.


"Kakek saya dulu asli Sulit Air. Dulu beliau ikut perang melawan penjajah. Beliau ini suka berontak, sama dengan karakter orang Padang yang suka berontak," tandasnya.


"Itulah orang Minang, yang tidak pernah berhenti berjuang. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari sama-sama besarkan organisasi ini," ajaknya.


Karena itu, kata Oso, sudah selayaknya semua orang Minang di belahan bumi mana pun, wajib bersatu, dan wajib saling membantu.


"Perlu Anda ingat, orang-orang yang pinter itu kebanyakan orang Minang. Bahkan, republik ini berdiri berkat orang Minang, contohnya Bung Hatta," tandasnya.


Sementara itu, Ketua DPW Gebu Minang Riau Arsadianto Rachman mengatakan, awalnya Gebu Minang merupakan Gerakan Seribu Minang yang bertujuan untuk membantu kampung halaman oleh para perantau Minang. Tapi belakangan diubah menjadi Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang dengan sasaran tetap warga Minang di perantauan.


"Karena itu dari gerakan ini kita berharap bisa jadi momentum bangkitnya ekonomi dan budaya Minang sebagai bagian dari ekonomi dan budaya nasional,'' ujarnya.


Menurut tokoh masyarakat yang biasa disapa Anto ini dalam pergerakannya ke depan, DPW Gebu Minang Riau tentunya perlu didukung segenap pihak, terutama penggiat ekonomi dan budaya, pengusaha, dan pemerintah.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore