alexametrics

Amien Rais Malu Kongres Ricuh, Drajat Janji Pulihkan Kekeluargaan PAN

27 Februari 2020, 14:54:02 WIB

JawaPos.com – Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, angkat bicara mengenai kongres partai berlogo matahari ini yang digelar 10-11 Februari lalu. Dia mengeluhkan karena dilibatkannya preman dalam hajatan itu, sehingga berujung ricuh.

Saat dikonfirmasi, mantan calon Ketua Umum PAN Drajad Wibowo mengatakan, partai berlogo matahari ini telah mendapat reaksi negatif dari masyarakat. Hal ini karena adanya kerusuhan di arena kongres.

“Berbagai kejadian menjelang dan saat Kongres di Kendari. Apalagi video lempar-lemparan kursi menjadi sangat viral,” ujar Drajad kepada wartawan, Kamis (27/2).

Drajat juga memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilih PAN dengan kejadian di atas. Dia berharap hal ini tidak akan pernah terulang lagi.

Drajad mengatakan akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu memulihkan suasana kekeluargaan di dalam PAN. Saya yakin Amien Rais dan Zulkifli Hasan selaku ketua umum PAN nanti akan bisa kembali akrab seperti dulu.

“Selain beliau berdua masih satu keluarga besar dan punya cucu bersama, banyak sekali peristiwa dan kegiatan yang mengokohkan kebersamaan yang harmonis antara beliau berdua,” ungkapnya.

Sebelumnya, ‎Amien Rais dalam akun Instagram resmi miliknya mengeluhkan tentang hajatan akbar ini. Dalam video yang dia unggah‎, mengatakan ada berbagai kejanggalan dari kongres tersebut.

“Bahwa PAN telah menyuguhkan sebuah perhelatan nasional namanya kongres nasional yang kelima itu yang penuh keonaran kemudian Masya Allah, yang betul-betul ini telah melukai PAN dari ujung kaki sampai ujung kepala,” ujar Amien Rais dalam video yang diunggah, Rabu (26/2).

Amien Rais mengatakan, Kongres PAN itu menyuguhkan tontonan demokrasi jadi-jadian yang mungkin terburuk selama republik Indonesia ini.

“Itu partai lain nggak ada yang seburuk partai saya, saya mohon maaf kepada masyarakat politik di negeri kita ini maupun para pendukung dan pemilih PAN yang hampir 10 juta itu,” katanya.

Amien mengatakan, Kongres PAN tersebut melakukan hal-hal yang sesungguhnya tidak pantas. Banyak sekali pasal-pasal AD/ART yang dilanggar. Kemudian suasana kongres tersebut juga ia keluhkan.

“Suasana di kongres itu seperti seolah-seolah kongres para teroris. 1300 polisi dikerahkan, di halaman hotel, kemudian di lobby di seluruh lorong lobby ada pagar betis, bahkan juga ada beberapa ratus barangkali Brimob kiriman dari Makassar,” katanya.

Bahkan Amien mengatakan, di hajatan tersebut ada puluhan penyusup badannya besar dan bertato. Sehingga ia mengeluhkan kenapa bisa sampai ada orang-orang yang tidak diundang tersebut.

“Penyusup badannya besar dan ada tato, tanpa pakaian yang rapi, tapi semua dikalungi dengan peserta peninjau, ketika disuruh keluar tidak mau. Nah ini, kongres nasional tidak lazim sama sekali,” tegasnya.

Amien juga mengeluhkan 30 kader mengalami luka ringan dan enam luka berat akibat kerusuhan di hajatan partai bernuansa biru ini. Bahkan Amien menitikan air mata melihat adanya kerusuhan tersebut.

Oleh sebab itu, Amien meminta pemerintah untuk tidak mengesahkan kongres tersebut, hal itu karena hajatan itu telah membuat malu. Jauh dari nilai-nilai demokrasi.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads