JawaPos Radar

Tanggapi Tudingan SBY, Jokowi: Tidak Usah Ditanyakan Lagi

26/06/2018, 00:21 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jokowi dan SBY
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjamu Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyno (SBY) di Istana Negara. (Ist/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tudingan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono soal Polri, TNI hingga BIN yang tidak netral dalam pilkada serentak 2018, menuai komentar tanggapan dari Presiden Joko Widodo.

Menanggapi hal itu, mantan wali kota Solo yang akrab disapa Jokowi ini mengaku sudah memerintahkan jajaran TNI, Polri dan BIN untuk bersikap netral pada pilkada yang berlangsung serentak di 171 daerah.

"Netralitas TNI, Polri, BIN itu adalah bersifat mutlak dalam penyelenggaraan pemilu maupun pilkada. Saya tegaskan untuk disampaikan ke jajaran yang ada di Polri TNI dan BIN," kata Jokowi saat ditemui awak media di sela-sela di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (25/6).

Lebih lanjut Jokowi juga mengaku sudah mewanti-wanti Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjaga netralitas anak buah.

Bahkan, Mantan gubernur DKI itu menegaskan, ada ketentuan yang mengatur hukuman atas pelanggaran dalam pesta demokrasi, termasuk bagi anggota TNI, Polri maupun BIN.

karena itu, jika ada pihak yang menemukan keberpihakan aparat, Jokowi mempersilakan untuk melapor ke Bawaslu. Bahkan, mantan wali kota Surakarta itu mengajak semua pihak ikut mengawasi jajaran BIN, TNI ataupun Polri.

“Jadi tidak usah ditanyakan lagi. Kita juga mengajak masyarakat untuk mengawasi. Mari kita sama-sama mengawasi," jelas mantan gubernur DKI Jakarta itu.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up