alexametrics

Santunan Belum Jelas, Petugas KPPS yang Meninggal Sudah 230 Orang

26 April 2019, 17:14:56 WIB

JawaPos.com – Jumlah Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal karena bertugas terus bertambah. Totalnya sudah 230 orang. Kemudian yang dirawat karean sakit angkanya sudah mencapai ribuan.

“Update data 26 Apri 2019, pukul 12.00 WIB wafat 230, sakit 1.671 orang, sehingga total 1.901 petugas KPPS,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz Viryan, Jumat (26/4).

Terpisah, Komisioner KPU, Hasyim Asy’ari mengatakan, pemerintah lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga telah sepakat untuk memberikan santunan kepada petugas KPPS yang meninggal dunia.

“Tentu saja‎ untuk yang meninggal dunia sedang menyiapkan santunan,” katanya.

Untuk jumlah nominal santunan setiap korbannya, Hasyim mengaku KPU masih belum mengetahuinya. Karena hal ini sudah ranahnya Kementerian keuangan (Kemenke). KPU juga sampai saat ini terus menjalin komunikasi intens terakit hal itu.

“Karena ini biayanya harus bicara dengan Kemenkeu standartnya seperti apa santunan dan kematian,” ungkapnya.

Sebelumnya, Viryan mengatakan, dengan banyakanya kasus petugas KPPS yang meninggal dunia, KPU berharap tidak ada lagi pemilu yang dilakuan secara serentak.

“Pemilu serentak dengan lima kotak suara cukup sekali saja. Jangan lagi dilaksanakan,” ujar Viryan.

Menurut Viryan banyaknya petugas KPP yang meninggal menjadi harga yang sangat mahal bagi penyelenggara demokrasi lima tahunan di Indonesia. Sehingga dia berharap jangan ada lagi korban yang meninggal ataupun yang sakit.

“Kami juga merasakan khususnya temen-temen, kami di daerah ini harga yang sangat mahal untuk demokrasi,” katanya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads